Iran-Israel di Ambang Perang, Siapa yang Paling Perkasa Ekonominya?

Minggu, 18 Agustus 2024 - 22:49 WIB
loading...
Iran-Israel di Ambang...
Terancam perang, kekuatan ekonomi Israel lebih baik dari Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Iran dan Israel di ambang perang. Keduanya sama-sama memiliki kesempatan untuk memulai perang di kawasan Timur Tengah ini. Namun, banyak informasi beredar bahwa Iran akan menyerang Israel terlebih dahulu.

Seperti diketahui, isu perang antar kedua negara tersebut tidak terlepas dari kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh di Teheran. Serangan yang jika nantinya dilakukan ke Israel, adalah sebagai balasan atas kematian Ismail Haniyeh.

Dibalik konflik itu, menarik jika mengetahui perbandingan ekonomi dari kedua negara tersebut. Pasalnya, kedua negara masih berkutat dengan persoalan ekonomi dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga : Bos Starbucks Lengser Usai Boikot Israel Menggerus Penjualan

Berdasarkan laporan Iran Economic Monitor dari Bank Dunia, pada 2022 Iran mencatatkan pertumbuhan ekonomi 3,8 persen. Nilai produk domestik bruto (PDB) Iran pada 2022 mencapai USD388,54 milar.

Dengan jumlah penduduk mencapai 88,55 juta, PDB per kapita Iran mencapai USD5.453 pada 2022. Bank Dunia mencatat bahwa ekonomi Iran mendapat dukungan kuat dari pendapatan minyak dan pendapatan pajak.

"Namun, perekonomian Iran masih menghadapi kendala pertumbuhan terutama terkait dengan sanksi ekonomi, pembatasan akses terhadap eksternal pasar dan teknologi terkini, serta investasi asing yang sangat dibutuhkan," tulis laporan Bank Dunia itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Rekomendasi
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved