alexametrics

Rupiah Akhir Pekan Dibuka Lesu, Pounds Bangkit

loading...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Lesu, Pounds Bangkit
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (20/9/2019) dibuka lesu untuk menjadi sinyal masih akan menghadapi tekanan sepanjang hari ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (20/9/2019) dibuka lesu untuk menjadi sinyal masih akan menghadapi tekanan sepanjang hari ini. Tren pelemahan kurs rupiah mengiringi kebangkitan Poundsterling, saat dolar melanjutkan tren kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka naik tipis menjadi Rp14.085/USD. Level tersebut memperlihatkan perbaikan rupiah setelah kemarin merosot di Rp14.099/USD.

Data Yahoo Finance justru menunjukkan penyusutan rupiah pada sesi pagi perdagangan ke posisi Rp14.095/USD dengan pergerakan harian Rp14.055 sampai dengan Rp14.095/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal keterpurukan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.058/USD.



Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga jatuh ke level Rp14.090/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.060/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.069-Rp14.090/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi masih stagnan pada level Rp14.085/USD. Meski mendatar, rupiah cenderung masih tertekan bila melihat sesi perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, Dolar melanjutkan kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama pada perdagangan Jumat. Hal ini ketika bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk tidak mengikuti Federal Reserve alias Bank Sentral AS dalam urusan pemotongan suku bunga acuan.

Sementara risiko sedikit mereda menyusul pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Terlihat Poundsterling meningkat ke posisi tertinggi dalam dua bulan menjadi 1,2560 untuk berbalik melawan greenback setelah Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan, ada kemungkinan untuk bisa mencapai kesepakatan dengan Inggris yang meninggalkan Uni Eropa.

Dolar terpantau stabil saat berhadapan dengan Yen Jepang di posisi 108,00 usai sempat jatuh di dekat posisi tertinggi tujuh pekan. Namun USD sedikit lebih lemah terhadap Franc Swiss yakni 0,9921 per dolar dan terhadap Euro menjadi 1,1050 untuk cenderung flat terhadap mata uang utama.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak