Meski Dibelenggu Sanksi, Rusia Tetap Jadi Eksportir Gas Terbesar Dunia
Rabu, 28 Agustus 2024 - 22:05 WIB
loading...
Rusia masih tetap menjadi pemasok gas terbesar di dunia sepanjang tahun 2023 meski dihadang sanksi Barat. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - International Gas Union (IGU) memastikan Rusia masih mempertahankan kepemimpinan globalnya dalam ekspor gas pada tahun 2023 meskipun dibelenggu sanksi Barat dan turunnya pasokan gas melalui pipa. Rusia mengungguli Qatar dan Amerika Serikat (AS) yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.
"Ketika menggabungkan aliran gas melalui pipa dan LNG, lima eksportir bersih gas terbesar pada tahun 2023 adalah Rusia, Qatar, Amerika Serikat, Norwegia, dan Australia. Rusia memimpin dengan ekspor bersih sebesar 139 miliar meter kubik (Bcm)," kata IGU dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnikglobe, Rabu (28/8/2024).
Baca Juga: Gas Rusia Tak Tergantikan, Uni Eropa Mau Tak Mau Dipaksa Hemat Jelang Musim Dingin
IGU mencatat, Qatar yang berada di posisi kedua memasok 128 Bcm gas ke pasar dunia, diikuti oleh Amerika Serikat dengan ekspor sebanyak 127 Bcm, Norwegia dengan ekspor mencapai 120 Bcm, dan Australia dengan ekspor gas sebesar 110 Bcm.
Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Rusia tetap menjadi eksportir gas pipa terbesar kedua di dunia, dengan sebagian besar ekspor ke China sebanyak 26 miliar meter kubik (Bcm), Turki (21 Bcm), dan Belarusia (18 Bcm).
"Ketika menggabungkan aliran gas melalui pipa dan LNG, lima eksportir bersih gas terbesar pada tahun 2023 adalah Rusia, Qatar, Amerika Serikat, Norwegia, dan Australia. Rusia memimpin dengan ekspor bersih sebesar 139 miliar meter kubik (Bcm)," kata IGU dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnikglobe, Rabu (28/8/2024).
Baca Juga: Gas Rusia Tak Tergantikan, Uni Eropa Mau Tak Mau Dipaksa Hemat Jelang Musim Dingin
IGU mencatat, Qatar yang berada di posisi kedua memasok 128 Bcm gas ke pasar dunia, diikuti oleh Amerika Serikat dengan ekspor sebanyak 127 Bcm, Norwegia dengan ekspor mencapai 120 Bcm, dan Australia dengan ekspor gas sebesar 110 Bcm.
Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Rusia tetap menjadi eksportir gas pipa terbesar kedua di dunia, dengan sebagian besar ekspor ke China sebanyak 26 miliar meter kubik (Bcm), Turki (21 Bcm), dan Belarusia (18 Bcm).
Lihat Juga :