Wow! Bisnis Vaksin Dunia Tembus Rp 850 Triliun, Belum Termasuk Vaksin Corona

Rabu, 26 Agustus 2020 - 13:21 WIB
loading...
A A A
Bisnis vaksin memang benar-benar jadi lahan basah saat ini . Apalagi setelah WHO terang-terangan akan membeli 2 miliar dosis vaksin Covid 19. Vaksin yang dbeli oleh WHO itu kabarnya akan dibagikan kepada penduduk miskin di negara-negara yang tak mampu menyediakan stok vaksin tersebut dalam jumlah yang mencukupi.
Baca juga: China Sejak Juli Sudah Berikan Vaksin Corona kepada Tenaga Medis

Kabarnya harga vaksin Covid 19 ini akan dibandrol dengan harga antara USD5 hingga USD10 per dosis. Jika penduduk dunia saat ini berjumlah 7 miliar dan butuh minimal dua kali vaksin agar tubuhnya kebal dari serangan virus yang mematikan ini, maka dunia membutuhkan tak kurang dari 14 miliar dosis vaksin. Sudah bisa dihitung berapa nilai bisns untuk vaksin Covid 19 ini.

Ekspor Ke 132 Negara
Indonesia sendiri membutuhkan sekitar 350 juta dosis Vakisn Covid 19. Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Dany Amrul Ichdan, untuk memenuhi kebutuhan vaksin sebanyak itu, pemerintah harus menyiapkan anggaran sebesar Rp 25 triliun hingga Rp 30 triliun.

Selain vaksin Covid 19, dunia juga masih membutuhkan bermacam vaksin untuk mencegah pandemi dari penyakit yang lain. Misalnya influenza, flu babi (influenza H1N1), hepatitis, tuberculosis, diphtheria, ebola dan meningitis. hingga kini Jenis vaksin-vaksin inilah yang paling banyak dibutuhkan pasar.

Layaknya produk ritel, produk vaksin juga mengenal berbagai katagori. Produk vaksin dibuat bukan hanya berdasarkan jenis penyakit. Dibuat juga berdasarkan usia. Di pasaran dunia ada dua jenis produk vaksin berdasarkan umur, vaksin untuk anak-anak dan untuk orang dewasa.

Data yang disampaikan oleh Zion Market Research yang dipublikasikan olehPharmaceutical Processing World, nilai bisnis vaksin untuk orang dewasa pada 2024 akan menjadi USD11,7 miliar dri sebelumnya USD4,4 miliar di tahun 2014. Sementara produk vaksin untuk anak-anak akan meningkat dari USD6,1 miliar di 2014 menjadi USD13,8 miliar di 2024.

Berdasarkan jenis produk vaksin, ada yang berupa recombinant/conjugate/subunit. Lalu ada yang berbentuk inactivated, live attenuated dan juga toxoid. Vaksin dengan bentuk recombinant, saat ini menjadi produk vaksin yang mendominasi pasar dunia. Nilainya mencapai USD 10,82 miliar pada 2019 dan diprediksi akan mencapai USD 25,32 pada 2027 mendatang.

Lalu berdasarkan cara memasukan vaksin ke dalam tubuh manusia juga terdiri dari dua produk. Vaksin yang diberikan secara oral, seperti vaksin polio dan vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh.

Lalu siapa saja perusahaan-perusahaan vakisn di dunia yang jadi pemain besar di pasar ini. Perusahaan vaksin asal Uni Emirat Arab (UEA), G42 Healthcare AI Holding Rsc Ltd, yang menjadi salah satu mitra Indonesia dalam pengadaan vaksin, belum termasuk dalam 10 besar perusahaan vaksin dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
10 Tahun Jokowi Realisasikan...
10 Tahun Jokowi Realisasikan Hilirisasi, Industri Tambang Beri Apresiasi
Telepon Jokowi, Presiden...
Telepon Jokowi, Presiden Xi Yakin Kerja Sama Ekonomi dengan RI Berlanjut
Puluhan Bandara-Pelabuhan...
Puluhan Bandara-Pelabuhan Dibangun di Era Presiden Jokowi Demi Pemerataan Ekonomi
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Polemik Utang Kereta...
Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ungkap Keuntungan Sosial
Prabowo Beberkan Pencapaian...
Prabowo Beberkan Pencapaian Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi di Sidang Tahunan MPR
Rekomendasi
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved