Miliarder Kripto Naik Pesat, Kini Ada 28 Orang di Seluruh Dunia

Kamis, 29 Agustus 2024 - 16:12 WIB
loading...
Miliarder Kripto Naik...
Jumlah individu secara global, yang memegang USD1 juta yang setara Rp15,3 miliar atau lebih dalam aset mata uang kripto telah meningkat sebesar 95% sejak 2023. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Jumlah individu secara global, yang memegang USD1 juta atau lebih dalam aset mata uang kripto telah meningkat sebesar 95% sejak 2023. Tercatat juga lebih dari setengahnya berinvestasi dalam Bitcoin , menurut laporan terbaru.

Crypto Wealth Report 2024, yang disusun oleh "spesialis migrasi kekayaan dan investasi internasional" yang berbasis di London, Henley & Partners, juga menunjukkan peningkatan 89% dalam total nilai pasar aset kripto , dari USD1,2 triliun tahun lalu menjadi USD2,3 triliun.

Baca Juga: Deretan Miliarder Kripto Terkaya di Dunia, No 1 Punya Harta Rp930 Triliun

Lonjakan tersebut dikaitkan dengan modal yang mengalir ke Bitcoin dan Ethereum dari investor institusional. "Lanskap cryptocurrency tahun 2024 memiliki sedikit kemiripan dengan pendahulunya," kata Dominic Volek dari Henley & Partners dalam sebuah pernyataan.

Ia juga menekankan, bahwa "persetujuan yang telah lama ditunggu-tunggu dari spot Bitcoin dan Ethereum ETF (dana yang diperdagangkan di bursa) melepaskan semburan modal institusional."

Baca Juga: Baru 18 Tahun Punya Harta Rp51,8 Triliun, Ini 15 Miliarder Muda Terkaya di Dunia

Menurut laporan tersebut, ada 172.300 individu yang memegang aset kripto senilai setidaknya USD1 juta yang setara Rp15,3 miliar (Rp15.362 per USD) pada 30 Juni tahun ini. Jumlah miliarder Bitcoin ikut meningkat sebesar 111% menjadi 85.400.

Ada 325 individu yang memiliki kepemilikan kripto senilai USD100 juta atau lebih, meningkat 79% dibandingkan tahun 2023. Bahkan "kelompok langka" miliarder kripto berkembang pesat sebesar 27% menjadi 28 orang di seluruh dunia.

Dari enam miliarder kripto pendatang baru dalam satu tahun terakhir, lima di antaranya berasal dari Bitcoin. Kepala penelitian di New World Wealth yang berbasis di Afrika Selatan, Andrew Amoils menggarisbawahi, dominasi Bitcoin yang punya daya tarik bagi investor jangka panjang yang membeli dengan jumlah besar.

Sementara itu investor cryptocurrency, Lark Davis seperti dilansir RT mengklaim bahwa Ethereum adalah "aset kunci" pasar.

Henley & Partners yang mengkhususkan diri dalam "lokasi dan kewarganegaraan melalui investasi" mengatakan, telah melihat "peningkatan yang signifikan" dalam investor kripto yang ingin bermigrasi tahun ini.

Peringkat negara-negara yang sangat ramah terhadap teknologi cryptocurrency, tiga tempat teratas dalam indeks 2024 ditempati oleh Singapura, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab, dengan AS dan Inggris melengkapi menjadi lima besar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Kapitalisasi Tokenisasi...
Kapitalisasi Tokenisasi Aset Tembus USD32,18 Miliar, PINTU Tambah 48 Pilihan Aset
OKX Rilis Agent TradeKit,...
OKX Rilis Agent TradeKit, Permudah Integrasi AI ke Bursa Kripto
Peluncuran CFX10 Tandai...
Peluncuran CFX10 Tandai Babak Baru Industri Kripto Indonesia
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Rekomendasi
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved