Kepemimpinan UE Beralih ke Pendukung Rusia, Meloloskan Sanksi Baru Bakal Sulit

Kamis, 29 Agustus 2024 - 20:39 WIB
loading...
A A A
Budapest dan Brussels juga berselisih atas keputusan melonggarkan aturan visa bagi Rusia dan Belarusia, sebuah langkah yang dikutuk oleh banyak orang di blok tersebut karena dinilai mengancam keamanan Eropa.

Selain itu, Komisi Eropa pada bulan lalu memicu kemarahan Hongaria dengan menunda permintaan mediasi dengan Kiev atas penangguhan transit minyak dari Rusia. Sebagai tanggapan, Budapest mengancam akan memblokir dana yang telah dialokasikan Uni Eropa untuk Ukraina sampai Kiev melanjutkan transit.

Menurut sumber Euractiv, ketidaksepakatan yang melibatkan Hongaria akan terus berdampak pada pengambilan keputusan di blok UE. Sehingga tidak mungkin anggota akan dapat menyetujui sanksi Rusia uang memasuki putaran ke-15 dalam beberapa bulan ke depan.

Komisi Eropa, yang biasanya datang dengan proposal sanksi baru, dilaporkan tidak akan mau mengambil risiko memicu konflik baru dengan Budapest. Namun, sumber-sumber terkait mengatakan, bahwa hal-hal ini dapat berubah tergantung pada situasi di Ukraina.

Menurut para diplomat, eskalasi dapat memaksa Brussels untuk memperkenalkan sanksi baru, yang masih dipandang sebagai pencegahan yang efektif. Moskow sudah lama mengkritik langkah-langkah yang menargetkan ekonomi dan perdagangan Rusia, sementara banyak ahli di Rusia dan Barat telah mencatat bahwa sanksi sepihak membawa lebih banyak kerugian bagi negara-negara yang memperkenalkannya daripada Rusia sendiri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Rekomendasi
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Pertama Kalinya, Ukraina...
Pertama Kalinya, Ukraina Gunakan Bom JDAM-ER ke Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved