Dana Bergulir Mampukan Koperasi Buana Jaya Berkarya Sulteng Bersaing dalam Perekonomian Nasional

Senin, 02 September 2024 - 16:19 WIB
loading...
Dana Bergulir Mampukan...
Salah satu lembaga pembiayaan yang dipercaya pemerintah dalam menyalurkan pinjaman kepada koperasi yang sumber dananya dari APBN adalah LPDB-KUMKM. (Foto: LPDB)
A A A
PALU - Dalam menjalankan usaha, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) membutuhkan penguatan permodalan atau suntikan pembiayaan. Permodalan tersebut digunakan untuk menopang, mengembangkan, dan meningkatkan usaha koperasi dan kebutuhan anggota. Modal yang cukup juga dapat memaksimalkan layanan, serta mendukung usaha yang mendatangkan keuntungan, kesejahteraan, dan kemakmuran anggota.

Salah satu lembaga pembiayaan yang dipercaya pemerintah dalam menyalurkan pinjaman kepada koperasi yang sumber dananya dari APBN adalah Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM). LPDB-KUMKM yang merupakan satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM menjadi perpanjangan tangan pemerintah yang tugasnya mengelola dana bergulir, untuk mencapai tujuan dan menghasilkan manfaat berkelanjutan bagi koperasi.

Salah satu penerima manfaat dana bergulir LPDB-KUMKM adalah Koperasi Konsumen Buana Jaya Berkarya di Provinsi Sulawesi Tengah. Berlokasi di Jalan Trans Sulawesi Parigi Moutong Sulawesi Tengah, koperasi yang berdiri tahun 2007 hingga kini memiliki satu kantor pusat dan sembilan kantor cabang yang tersebar di wilayah Sulawesi Tengah. Selain itu, per Januari 2024, koperasi memiliki total karyawan sebanyak 65 orang dan mencatatkan total anggota sebanyak 6.473 orang.

Menurut Ketua Koperasi Konsumen Buana Jaya Berkarya I Wayan Hartono, pertama kali mengetahui LPDB-KUMKM dari sosialisasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Mautong dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah. Informasi mengenai pinjaman bertarif layanan rendah dan terjangkau ini ditindaklanjuti pengurus dengan mengajukan permohonan pinjaman ke LPDB-KUMKM. Pada Juli 2010, koperasi mendapat pinjaman yang pertama dan tahun 2023 kembali mendapatkan pinjaman kedua dari LPDB-KUMKM.

Hartono menjelaskan, pinjaman tersebut diperuntukkan bagi pengembangan dan peningkatan usaha koperasi. Suntikan permodalan dari LPDB-KUMKM menjadi pilihan terbaik apabila dibandingkan lembaga pembiayaan lain. Hal ini dikarenakan proses sejak pengajuan hingga pencairan dana bergulir tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Pembiayaan dan Pemberdayaan...
Pembiayaan dan Pemberdayaan Bantu Perempuan Pengusaha Ultra Mikro Naik Kelas
Maksimalkan Peran Koperasi...
Maksimalkan Peran Koperasi Hijau untuk Dukung Pengembangan PLTS
LPDB Dorong Koperasi...
LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
KB Bank Salurkan Pembiayaan...
KB Bank Salurkan Pembiayaan Rp500 Miliar ke PNM Perluas Akses Usaha Mikro
30.000 Kopdes Merah...
30.000 Kopdes Merah Putih Dikebut demi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
PNM Mekaar Berikan Pelatihan...
PNM Mekaar Berikan Pelatihan hingga Jejaring kepada Pelaku Usaha Ultra Mikro
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Hanya Resmikan 1.061 Kopdes: Saya Suka Angka 8
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved