Kinerja Solid, Pendapatan Samindo Resources Tumbuh 40,1% di Semester I-2024
Selasa, 03 September 2024 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: AS Rampas Jet Mewah Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Lebih lanjut, Ahmad Zaki mengatakan bahwa kontribusi pendapatan juga berasal dari PT Transkon Jaya Tbk yang diakuisisi perseroan akhir tahun lalu. Perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan mobil pertambangan ini menyumbangkan pendapatan sebesar USD18,5 juta di semester pertama 2024.
Mengenai rugi kurs, Ahmad Zaki mengatakan bahwa membaiknya nilai tukar rupiah dari kisaran Rp16.500 per USD di awal tahun ke rata-rata Rp15.500 per USD di pertengahan tahun ini membuat kerugian nilai tukar dapat diminimalisasi. "Kita ekspektasi hingga akhir tahun mudah-mudahan nilai tukar bisa terus menguat," ucapnya.
Mengenai kinerja keuangan lainnya, Ahmad Zaki menjelaskan bahwa perseroan hingga 30 Juni 2024 mencatatkan total aset sebesar USD219,82 juta dengan kas dan setara kas sebesar USD61,91 juta. Perseroan, lanjut dia, juga berhasil menurunkan liabilitas jangka pendek dari USD48,09 juta di akhir 2023 menjadi USD37,78 juta di akhir Juni 2024.
Dengan perkembangan tersebut, Ahmad Zaki meyakini kinerja perseroan hingga akhir tahun ini akan positif, dengan target laba pendapatan sekitar USD200 juta dan laba bersih sekitar USD18 juta, sesuai target. "Kami optimis bahwa kinerja yang solid dan penguatan kurs rupiah akan mendukung pencapaian target-target perseroan ke depan," tutupnya.
Lebih lanjut, Ahmad Zaki mengatakan bahwa kontribusi pendapatan juga berasal dari PT Transkon Jaya Tbk yang diakuisisi perseroan akhir tahun lalu. Perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan mobil pertambangan ini menyumbangkan pendapatan sebesar USD18,5 juta di semester pertama 2024.
Mengenai rugi kurs, Ahmad Zaki mengatakan bahwa membaiknya nilai tukar rupiah dari kisaran Rp16.500 per USD di awal tahun ke rata-rata Rp15.500 per USD di pertengahan tahun ini membuat kerugian nilai tukar dapat diminimalisasi. "Kita ekspektasi hingga akhir tahun mudah-mudahan nilai tukar bisa terus menguat," ucapnya.
Mengenai kinerja keuangan lainnya, Ahmad Zaki menjelaskan bahwa perseroan hingga 30 Juni 2024 mencatatkan total aset sebesar USD219,82 juta dengan kas dan setara kas sebesar USD61,91 juta. Perseroan, lanjut dia, juga berhasil menurunkan liabilitas jangka pendek dari USD48,09 juta di akhir 2023 menjadi USD37,78 juta di akhir Juni 2024.
Dengan perkembangan tersebut, Ahmad Zaki meyakini kinerja perseroan hingga akhir tahun ini akan positif, dengan target laba pendapatan sekitar USD200 juta dan laba bersih sekitar USD18 juta, sesuai target. "Kami optimis bahwa kinerja yang solid dan penguatan kurs rupiah akan mendukung pencapaian target-target perseroan ke depan," tutupnya.
(fjo)
Lihat Juga :