Berani, Pertamina Sebut Utang Pemerintah Jadi Penyebab Kerugiannya
Rabu, 26 Agustus 2020 - 19:44 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, pihak Pertamina mencatat pada Juli-Agustus tahun ini ada perbaikan, sehingga diperkirakan pada akhir tahun nanti perusahaan bisa membukukan laba. ( Baca juga:Ahmad Dhani Mengaku Tak Pernah Berniat Maju Pilkada Pasuruan )
Sebelumnya, Kementerian Keuangan menuturkan, pemerintah berencana akan membayar utang ke BUMN secara bertahap yakni pada Juli dan Agustus 2020. "Sudah dijadwalkan Juli dan Agustus ini," ujar Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo saat dihubungi, beberapa waktu lalu.
Yustinus mengatakan, utang pemerintah kepada Pertamina dan PLN sudah dibayarkan dengan total nilai Rp14,3 triliun. Jumlahnya hampir rata. Dengan pembayaran tersebut, sisa utang pemerintah ke PLN masih Rp48,46 triliun dan Pertamina Rp 45 triliun.
"Sudah diberikan dalam bentuk kompensasi ke Pertamina dan PLN. Itu sudah banyak beredar," kata dia.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan menuturkan, pemerintah berencana akan membayar utang ke BUMN secara bertahap yakni pada Juli dan Agustus 2020. "Sudah dijadwalkan Juli dan Agustus ini," ujar Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo saat dihubungi, beberapa waktu lalu.
Yustinus mengatakan, utang pemerintah kepada Pertamina dan PLN sudah dibayarkan dengan total nilai Rp14,3 triliun. Jumlahnya hampir rata. Dengan pembayaran tersebut, sisa utang pemerintah ke PLN masih Rp48,46 triliun dan Pertamina Rp 45 triliun.
"Sudah diberikan dalam bentuk kompensasi ke Pertamina dan PLN. Itu sudah banyak beredar," kata dia.
(uka)
Lihat Juga :