Klub Elite Miliarder Berharta di Atas Rp1.539 Triliun Tinggal Tersisa 12 Orang
Selasa, 10 September 2024 - 22:17 WIB
loading...
Klub elite USD100 miliar yang berisikan miliarder dengan kekayaan bersih di atas USD100 miliar atau setara Rp1.539 triliun, kini hanya menyisakan 12 orang. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Klub elite USD100 miliar yang berisikan miliarder terkaya di muka bumi, kini hanya menyisakan 12 orang. Klub yang berisikan taipan dengan kekayaan bersih di atas USD100 miliar atau setara Rp1.539 triliun (Kurs Rp15.420 per USD) telah kehilangan 3 anggotanya.
Klub USD100 miliar menjadi lebih sedikit, seiring pelemahan pasar saham. Sebelumnya klub eksklusif ini beranggotakan 15 miliarder papan atas. Baca Juga: Mengenal Klub USD100 Miliar Beranggotakan 15 Miliarder Berharta Rp1.539 Triliun
Meski keluar dari klub USD100 miliar, namun 3 orang ini masih tetap berada dalam daftar orang terkaya di dunia. Miliarder teknologi Jensen Huang dari Nvidia dan pendiri Dell, Michael Dell bersama dengan orang terkaya kedua di India, Gautam Adani harus keluar dari klub USD100 miliar.
Pergeseran dalam kelompok orang super kaya ini terjadi ketika semua indeks utama mengakhiri minggu dengan lebih rendah. Dimana indeks S & P 500 turun 4,2% pada sepanjang pekan kemarin.
Ditambah adanya sentimen soal ketidakpastian terkait pemilu AS dan angka pengangguran, juga mendorong ekuitas lebih rendah hingga bulan depan. Baca Juga: Miliarder Elon Musk Diramal Jadi Orang Pertama di Dunia dengan Harta Tembus Kuadriliun
Klub USD100 miliar menjadi lebih sedikit, seiring pelemahan pasar saham. Sebelumnya klub eksklusif ini beranggotakan 15 miliarder papan atas. Baca Juga: Mengenal Klub USD100 Miliar Beranggotakan 15 Miliarder Berharta Rp1.539 Triliun
Meski keluar dari klub USD100 miliar, namun 3 orang ini masih tetap berada dalam daftar orang terkaya di dunia. Miliarder teknologi Jensen Huang dari Nvidia dan pendiri Dell, Michael Dell bersama dengan orang terkaya kedua di India, Gautam Adani harus keluar dari klub USD100 miliar.
Pergeseran dalam kelompok orang super kaya ini terjadi ketika semua indeks utama mengakhiri minggu dengan lebih rendah. Dimana indeks S & P 500 turun 4,2% pada sepanjang pekan kemarin.
Ditambah adanya sentimen soal ketidakpastian terkait pemilu AS dan angka pengangguran, juga mendorong ekuitas lebih rendah hingga bulan depan. Baca Juga: Miliarder Elon Musk Diramal Jadi Orang Pertama di Dunia dengan Harta Tembus Kuadriliun
Lihat Juga :