alexametrics

BKPM: Butuh Investasi Rp1.200 T untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 7%

loading...
BKPM: Butuh Investasi Rp1.200 T untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 7%
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto/Dok.SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebutkan, butuh investasi sebesar Rp1.100 triliun hingga Rp1.200 triliun untuk memacu pertumbuhan ekonomi ke kisaran 6-7%. Sementara target investasi yang ditetapkan untuk tahun ini baru sebesar Rp 792 triliun.

"Kalau kita ingin punya target pertumbuhan ekonomi 6-7% maka minimal realisasi investasi kita per tahun itu Rp1.100 triliun sampai Rp1.200 triliun," ujar Bahlil di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Dia menambahkan, untuk memperoleh investasi sebesar itu tidak cukup bila hanya mengandalkan aliran modal dari dalam negeri. Karenanya dibutuhkan lebih banyak penanaman modal asing.



"Uang kita enggak cukup, ya kalau mau Rp1.100-1.200 triliun mau tidak mau kita butuh investor dari luar untuk membantu kita agar bisa mencapai pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Presiden, lanjut Bahlil, menyampaikan kepada dirinya dan BKPM bahwa sebenarnya minat investor yang masuk ke Indonesia banyak. Tapi, kondisi saat ini menyebabkan investor yang ingin masuk tak segera mewujudkan rencananya.

Kondisi tersebut menurutnya harus disikapi oleh BKPM dengan membantu para calon investor agar minat mereka menanamkan modalnya di Indonesia bisa benar-benar dieksekusi.

"Kita gandengan tangan membantu para investor untuk mengeksekusi rencana investasinya. Kita tidak saatnya lagi untuk main di angka, data-data dan di atas meja. Jadi kita ingin ada eksekusi," tandasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak