Ngeri! Erick Thohir Sebut Ada 2 Miliar Serangan Siber dalam Sehari ke BUMN
Rabu, 18 September 2024 - 18:53 WIB
loading...
Cyber security menjadi sebuah hal yang harus dimaksimalkan sebelum dikembangkan.Foto/Dok. Humas BUMN
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan ada 2 miliar serangan ciber dalam waktu 25 jam. Menurutnya, digitalisasi memainkan peranan yang menyeramkan. Sistem teknologi memang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan manusia, sebaliknya dapat digunakan untuk kejahatan bagi manusia itu sendiri.
“Tadi Bank Mandiri presentasi ke saya di kurun waktu 25 jam ada 2 miliar serangan (ciber), dan waktu di kasih lihat saya gak aneh, karena kebetulan waktu saya ketua Asean Games waktu itu sama, kita bikin platform, sistem, sama itu bagaimana serang, supaya apa? Data statistik pemain rusak, siarannya juga terganggu, memang itu ada,” ujar Erick saat ditemui di Mandiri Digital Tower, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga : Erick Thohir: Merger BUMN Karya Tinggal Tunggu Tanda Tangan Basuki
Menurutnya,cyber security menjadi sebuah hal yang harus dimaksimalkan sebelum dikembangkan. Dalam konteks ini, dia meminta perusahaan pelat merah terus mengembangkan talenta digitalnya.
“Tidak mungkin transformasi bisa berhasil tanpa talenta yang baik dan digitalisasi sekarang menjadi kunci, menjadi sebuah persaingan, dan tentu cyber security menjadi sebuah hal yang harus dimaksimalkan sebelum dikembangkan,” paparnya.
“Tadi Bank Mandiri presentasi ke saya di kurun waktu 25 jam ada 2 miliar serangan (ciber), dan waktu di kasih lihat saya gak aneh, karena kebetulan waktu saya ketua Asean Games waktu itu sama, kita bikin platform, sistem, sama itu bagaimana serang, supaya apa? Data statistik pemain rusak, siarannya juga terganggu, memang itu ada,” ujar Erick saat ditemui di Mandiri Digital Tower, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga : Erick Thohir: Merger BUMN Karya Tinggal Tunggu Tanda Tangan Basuki
Menurutnya,cyber security menjadi sebuah hal yang harus dimaksimalkan sebelum dikembangkan. Dalam konteks ini, dia meminta perusahaan pelat merah terus mengembangkan talenta digitalnya.
“Tidak mungkin transformasi bisa berhasil tanpa talenta yang baik dan digitalisasi sekarang menjadi kunci, menjadi sebuah persaingan, dan tentu cyber security menjadi sebuah hal yang harus dimaksimalkan sebelum dikembangkan,” paparnya.
Lihat Juga :