Aturan Pajak Diubah, Orang-orang Super Tajir Inggris Ancam Bedol Desa

Jum'at, 20 September 2024 - 16:07 WIB
loading...
A A A
Hal ini terjadi ketika negara-negara lain mengubah rezim pajak mereka untuk memberi insentif kepada investor kaya. Swiss, Monako, Italia, Yunani, Malta, Dubai, dan pulau Karibia Bahama termasuk di antara berbagai tujuan yang terbukti paling menarik bagi investor kaya, menurut para ahli industri dan agen yang diwawancarai CNBC.

"Investor kaya kini punya banyak pilihan dan banyak domisili yang memperebutkannya," kata Helena Moyas de Forton, direktur pelaksana dan kepala EMEA dan APAC di Christie's International Real Estate.

Moyas de Forton, yang timnya memberi nasihat kepada klien tentang relokasi internasional, mengatakan rencana Partai Buruh adalah yang terbaru dalam serangkaian perkembangan politik yang telah mengguncang reputasi Inggris sebagai tempat berlindung yang aman selama beberapa tahun terakhir. "Itu hanya pukulan lain," katanya. "Saya tidak yakin apakah mereka semua akan pergi, tetapi yang pasti mereka mempertanyakan dan meluangkan waktu untuk melihat apa yang berubah."

Menurut laporan Juni dari konsultan migrasi Henley & Partners, jumlah jutawan yang akan meninggalkan Inggris diperkirakan mencapai rekor tahun ini, yang mengutip pemilihan umum Juli sebagai tambahan pada periode perubahan politik pasca-Brexit. Diperkirakan Inggris akan mencatat kerugian bersih sebanyak 9.500 individu dengan kekayaan bersih tinggi pada tahun 2024, lebih dari dua kali lipat dari 4.200 tahun lalu.

"Ini jelas berbahaya. Pasar sangat mudah berubah saat ini. Mudah bagi orang untuk pindah rumah. Mudah bagi orang untuk memindahkan bisnis mereka," Marcus Meijer, CEO investor real estat Mark.

Di antara penawaran alternatif yang tersedia bagi orang-orang yang sangat kaya adalah pengecualian pajak warisan tanpa batas di Monaco, Malta, dan Gibraltar, dan tidak adanya pajak pendapatan, keuntungan modal, dan warisan di Dubai. Di Italia dan Yunani, rezim pajak tetap memungkinkan orang kaya untuk menghindari pembayaran pajak atas pekerjaan mereka.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Kepatuhan Pajak Butuh...
Kepatuhan Pajak Butuh Kepercayaan Publik, Bukan hanya Teknologi
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Rekomendasi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Pasok Rudal Storm Shadow,...
Pasok Rudal Storm Shadow, Rusia Ancam Hancurkan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved