Inggris Terbelit Utang, Tertinggi dalam 60 Tahun

Sabtu, 21 September 2024 - 11:00 WIB
loading...
Inggris Terbelit Utang,...
Utang pemerintah Inggris membengkak selama krisis keuangan global tahun 2008 dan meningkat lagi selama pandemi Covid-19. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
JAKARTA - Utang nasional Inggris mencapai 100% dari output ekonomi tahunan negara tersebut dan berada pada level tertinggi sejak 1960-an. Menurut Kantor Statistik Nasional (ONS) pada Jumat (20/9) lalu, peminjaman pemerintah melonjak menjadi £13,7 miliar atau USD18,2 miliar (sekitar Rp273 triliun) pada bulan Agustus, yang setara dengan nilai tahunan dari total produksi ekonomi.

"Peminjaman naik lebih dari £3 miliar bulan lalu pada angka tahun 2023, dan merupakan pinjaman Agustus tertinggi ketiga yang pernah tercatat," kata Kepala Ekonom ONS Grant Fitzner seperti dilansir Russia Today, Sabtu (21/9/2024).

Baca Juga: Aturan Pajak Diubah, Orang-orang Super Tajir Inggris Ancam Bedol Desa

Menurut Kepala Sekretaris Keuangan Darren Jones, data tersebut mencerminkan keadaan keuangan publik yang mengkhawatirkan yang ditinggalkan oleh Partai Konservatif. Ia memperingatkan bahwa Partai Buruh harus membuat "keputusan sulit" untuk membangun kembali perekonomian.

"Ketika kami menjabat, kami mewarisi perekonomian yang tidak menguntungkan para pekerja. Data hari ini menunjukkan pinjaman tertinggi pada bulan Agustus yang pernah tercatat, di luar pandemi. Utang mencapai 100% dari PDB, level tertinggi sejak tahun 1960-an," cetusnya.

Utang pemerintah Inggris membengkak selama krisis keuangan global pada tahun 2008 dan kemudian meningkat lagi selama pandemi Covid-19. Pertumbuhan ekonomi yang lemah sejak saat itu juga berkontribusi terhadap peningkatan defisit.

Baca Juga: 4 Negara Mayoritas Muslim yang Dijajah Inggris

Menurut Matt Swannell, kepala penasihat ekonomi untuk EY Item Club, posisi fiskal Inggris tetap "menantang" dan dapat "memburuk lebih jauh selama sisa tahun ini.

"Pemerintah kemungkinan harus meningkatkan pengeluaran selama beberapa bulan ke depan, karena kombinasi antara penerimaan rekomendasi kenaikan gaji yang lebih tinggi dari dewan gaji sektor publik dan kelebihan biaya non-tenaga kerja di berbagai departemen pemerintah," ujarnya.

Menteri Keuangan Rachel Reeves sebelumnya memperingatkan bahwa pajak akan naik dalam anggaran Oktober – namun, mengesampingkan kenaikan tarif pajak pendapatan, perusahaan, dan pajak pertambahan nilai.

Pada bulan Agustus, Reeves mengumumkan bahwa ia akan membatalkan pembayaran bahan bakar musim dingin yang diperkenalkan oleh mantan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di puncak krisis biaya hidup, menunda rencana reformasi perawatan sosial, dan memangkas investasi jalan raya, rel kereta api, dan rumah sakit sebagai bagian dari rencana untuk mengurangi pinjaman.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Tak Tepat Kaitkan Utang...
Tak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG, Pakar: Cara Berpikir Fiskal Terlalu Dangkal
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
Utang Pemerintah Tembus...
Utang Pemerintah Tembus Rp9.920 Triliun, Purbaya: Kita Paling Hati-hati di Dunia
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Rekomendasi
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved