Pengurangan Emisi Karbon Bukan Omong Kosong, RI Diganjar Duit Rp1,5 T
Kamis, 27 Agustus 2020 - 17:55 WIB
loading...
Pemerintah Indonesia mendapatkan pengakuan atas pengurangan emisi gas rumah kaca dari kegiatan deforestasi dan degradasi hutan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mendapatkan pengakuan atas pengurangan emisi gas rumah kaca dari kegiatan deforestasi dan degradasi hutan. Pengakuan tersebut berupa persetujuan dari Global Climate Fund (GCF) untuk mengucurkan dana USD103,78 juta dolar atau sekitar Rp 1,5 triliun (1 dolar AS = Rp 14.700).
(Baca Juga: Wow, Butuh Rp3.500 Triliun Bagi Indonesia untuk Turunkan 314 Juta Ton Emisi CO2 )
Menteri Keuangan (BI) Sri Mulyani mengatakan, pendanaan ke Indonesia ini bahkan melampaui pembiayaan dari GCF ke Brazil yang memiliki Hutan Amazon. Sebelumnya, Brasil mendapatkan pendanaan sebesar USD96,5 juta dengan skema yang sama.
"Indonesia mendapatkan dana USD103,78 juta agar bisa mengurangi emisi yang mana terjadi di kebakaran hutan," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (27/8/2020).
Mantan anggota Bank Dunia ini mengapresiasi kinerja Kementerian LHK dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai pendanaan tersebut. "Khususnya dalam rangka menjaga salah satu yang merupakan sumber emisi karbon, yakni deforestasi dan degradasi," ujarnya, dalam kesempatan yang sama.
(Baca Juga: Wow, Butuh Rp3.500 Triliun Bagi Indonesia untuk Turunkan 314 Juta Ton Emisi CO2 )
Menteri Keuangan (BI) Sri Mulyani mengatakan, pendanaan ke Indonesia ini bahkan melampaui pembiayaan dari GCF ke Brazil yang memiliki Hutan Amazon. Sebelumnya, Brasil mendapatkan pendanaan sebesar USD96,5 juta dengan skema yang sama.
"Indonesia mendapatkan dana USD103,78 juta agar bisa mengurangi emisi yang mana terjadi di kebakaran hutan," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (27/8/2020).
Mantan anggota Bank Dunia ini mengapresiasi kinerja Kementerian LHK dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai pendanaan tersebut. "Khususnya dalam rangka menjaga salah satu yang merupakan sumber emisi karbon, yakni deforestasi dan degradasi," ujarnya, dalam kesempatan yang sama.
Lihat Juga :