Menyelamatkan Ekonomi China dari Kejatuhan, Bank Sentral Siapkan Stimulus Jumbo
Rabu, 25 September 2024 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ekonomi China Lesu, Xi Jinping Desak Pejabatnya untuk Fokus pada Pemulihan ekonomi
Pan menambahkan, bahwa pemotongan lain kemungkinan bakal dilakukan pada akhir tahun ini. Kebijakan lanjutan yang ditujukan untuk meningkatkan pasar properti China yang sedang dilanda krisis disiapkan, termasuk pemotongan suku bunga untuk hipotek dan menurunkan uang muka minimum untuk semua jenis rumah menjadi 15%.
Seperti diketahui Industri real estate China sedang berjuang dengan penurunan tajam sejak 2021. Beberapa pengembang properti runtuh, meninggalkan sejumlah besar rumah yang tidak terjual dan proyek pembangunan yang mangkrak.
Langkah-langkah stimulus ekonomi terbaru PBOC datang hanya beberapa hari setelah Federal Reserve AS (bank sentral Amerika) menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun dengan pemotongan yang lebih besar dari biasanya.
Berita tersebut mendorong harga saham naik, dengan indeks saham terkemuka di Shanghai dan Hong Kong mengakhiri hari lebih tinggi melebihi 4%.
Pan menambahkan, bahwa pemotongan lain kemungkinan bakal dilakukan pada akhir tahun ini. Kebijakan lanjutan yang ditujukan untuk meningkatkan pasar properti China yang sedang dilanda krisis disiapkan, termasuk pemotongan suku bunga untuk hipotek dan menurunkan uang muka minimum untuk semua jenis rumah menjadi 15%.
Seperti diketahui Industri real estate China sedang berjuang dengan penurunan tajam sejak 2021. Beberapa pengembang properti runtuh, meninggalkan sejumlah besar rumah yang tidak terjual dan proyek pembangunan yang mangkrak.
Langkah-langkah stimulus ekonomi terbaru PBOC datang hanya beberapa hari setelah Federal Reserve AS (bank sentral Amerika) menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun dengan pemotongan yang lebih besar dari biasanya.
Berita tersebut mendorong harga saham naik, dengan indeks saham terkemuka di Shanghai dan Hong Kong mengakhiri hari lebih tinggi melebihi 4%.
(akr)
Lihat Juga :