Inovasi Sosial PHE Jambi Merang Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal

Minggu, 29 September 2024 - 11:43 WIB
loading...
Inovasi Sosial PHE Jambi...
PHE Jambi Merang mengembangkan program untuk mengatasi persoalan keterbatasan air saat kemarau dan pengolahan limbah domestik di Desa Mendis. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang terus mendorong inovasi sosial bersama masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan peningkatan ekonomi. Hal itu diwujudkan melalui berbagai progam untuk mengatasi limbah rumah tangga, kekeringan, serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Senior Laboratory PHE Jambi Merang Abdul Yusup mengatakan, di ring 1 wilayah kerja perusahaan di Desa Mendis, program yang dilaksanakan adalah Peri Mentari (Pertanian Terintegrasi Mendis Lestari). Program ini dibuat untuk mengatasi persoalan keterbatasan air di Desa Mendis saat musim kemarau dan pengolahan limbah domestik.

Baca Juga: Dibayangi Sanksi Barat, India Menjauh dari Proyek Arctic LNG 2 Rusia

"Limbah tersebut diolah dengan sistem Simbah Dorita taua Sistem Pengolahan Limbah Domestik Media Pall Ring dan Tankos, yang memanfaatkan tandan kosong sawit dan pall ring dari proses produksi," ujar Abdul Yusup dalam keterangannya, Minggu (29/9/2024).

Program unggulan pemberdayaan masyarakat ini dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mendis. Sebuah lahan seluas 500 meter persegi digunakan sebagai pusat kegiatan yang mencakup green house, kandang ternak, serta pengolahan limbah rumah tangga dan kompos. Sistem ini mengolah limbah tanpa bau, menghasilkan air yang aman untuk irigasi dan kaya akan nutrisi untuk tanaman.

"Pengolahan limbah menghasilkan 650.000 liter air per bulan, yang membantu menyirami tanaman tanpa harus mengandalkan sumur selama musim kemarau," jelasnya.

Baca Juga: Puluhan Rudal dan Drone Houthi Serang 3 Kapal Perang AS

Selanjutnya, PHE Jambi Merang juga membentuk kelompok tanggap api Ketan Adem di Desa Mendis yang terdiri atas 30 anggota. Selain pelatihan kebakaran, kelompok ini juga berternak kambing, di mana limbah air seni kambing kemudian diolah menjadi pupuk organik yang digunakan untuk pertanian.

Pertanian di Desa Mendis menghasilkan berbagai tanaman seperti cabai, kangkung, dan kacang panjang, dengan penghasilan per siklus panen mencapai Rp1,35 juta hingga Rp2,1 juta. Program pupuk organik ini berhasil menghemat biaya pupuk dan air hingga 90%.

Pengolahan limbah organik, khususnya dari rumah tangga, juga dilakukan oleh kelompok Arto Makmur untuk pakan ikan, dengan konsep keramba apung di Sungai Lalan. "Budidaya maggot menjadi solusi atas mahalnya pakan ikan serta pengelolaan limbah organik yang berlebih," tuturnya.

Beragam program pemberdayaan tersebut berhasil menjaga ketahanan desa terhadap kekeringan dan kebakaran hutan. Kepala Desa Mendis Sugianto mengapresiasi program-program yang sejalan dengan kebutuhan desa ini, yang juga turut mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
Pemanfaatan Geosintetik...
Pemanfaatan Geosintetik dalam Pembangunan Pabrik BioCNG® Ramah Lingkungan Pertama di Tapung Hilir
BRI Life Berkomitmen...
BRI Life Berkomitmen Berdayakan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Lingkungan
Dian Widyanarti Raih...
Dian Widyanarti Raih Penghargaaan di Indonesia Leading Women Awards 2026
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
Rekomendasi
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved