alexametrics

Bulog Fokus Penguatan Sisi Komersial di 2020

loading...
Bulog Fokus Penguatan Sisi Komersial di 2020
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memaparkan kebijakan lembaganya di tahun 2020 di Jakarta, Selasa (3/12/2019). Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memaparkan kebijakan lembaganya di tahun 2020 yang akan lebih berfokus pada penguatan peran komersial. Hal itu sejalan dengan berkurangnya penugasan dari pemerintah dalam penyediaan beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kedepannya, Perum Bulog akan lebih meningkatkan kinerja komersial melalui penjualan komoditi pangan melalui on-line dan off-line, juga optimalisasi aset dan penguatan anak perusahaan serta unit bisnis," kata Budi Waseso di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Belakangan, Perum Bulog terus melakukan sejumlah inovasi bisnis, beberapa di antaranya yakni memodernisasi gudang beras yang dimilikinya secara bertahap di seluruh Indonesia, memproduksi beras bervitamin (terfonifikasi) dan terakhir merambah bisnis ecommerce dengan meluncurkan toko pangan online "panganan.com".



"Bahkan sejumlah kerja sama bisnis dengan berbagai BUMN dan pihak swasta Iainnya telah dilakukan seperti penyediaan natura karyawan BNI dan BRI, penjualan sembako ke Grab Kios serta sinergi bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dalam memasok beras ke ritel modern," tegas Budi.

Mantan Kepala BNN itu menyatakan, Perum Bulog memperoleh penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp2 triliun untuk mendukung penguatan komersial seperti pembangunan CAS (Control Atmosphere Storage), gudang modern kedelai, dan gudang modern beras. Tahun depan, rencananya akan dilakukan pembangunan CDC (Corn Drying Center), serta MRMP (Modern Rice Milling Plan).

"Namun demikian, sesungguhnya Bulog membutuhkan sinkronasi dan harmonisasi kebijakan dari para regulator, berupa regulasi yang jelas dan didukung sistem penganggaran yang jelas serta mudah dilaksanakan sejak dari hulu sebagai bentuk keberpihakan kepada petani dan juga sisi hilir sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat sebagai konsumen," jelasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak