Menteri BUMN Era Prabowo-Gibran Jangan Lagi Dijabat Tim Sukses
Minggu, 29 September 2024 - 22:07 WIB
loading...
BUMN diharapkan tidak berada dalam genggaman tim sukses. Sebab jika terjadi, dikhawatirkan BUMN akan dikuasai secara politik. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Jelang transisi pemerintahan Oktober mendatang, sejumlah nama calon menteri mulai beredar. Salah satu yang paling menjadi perhatian adalah kandidat Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) pengganti Erick Thohir.
Sebut saja nama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, Muliaman Hadad hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti, Wahyu Trenggono.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Soal Susunan Menteri Kabinet Prabowo-Gibran
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah berharap, pemerintahan terpilih Prabowo-Gibran dapat memperbaiki perekonomian Indonesia dengan melakukan transformasi di tubuh BUMN . Salah satunya memilih sosok profesional dengan menghindari orang yang berjasa atau terlibat aktif dalam pilpres 2024.
"Sebagai evaluasi salah satu alternatif kata kuncinya sebisa mungkin hindari orang-orang yang berjasa atau paling tidak dalam aktivitas pilpres kemarin terlibat secara utama, salah satunya adalah timses," kata Dedi dalam diskusi Polemik Trijaya "Menerawang Kabinet Ekonomi Prabowo," Sabtu (28/9/2024).
![Menteri BUMN Era Prabowo-Gibran Jangan Lagi Dijabat Tim Sukses]()
Lantas dia menceritakan, di pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir dinilai punya banyak beban dalam aktivitas ekonomi maupun politik. Baca Juga: Beredar Daftar Menteri Kabinet Prabowo-Gibran, Dasco Sebut Aspirasi dan Dinamika
Sebut saja nama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, Muliaman Hadad hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti, Wahyu Trenggono.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Soal Susunan Menteri Kabinet Prabowo-Gibran
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah berharap, pemerintahan terpilih Prabowo-Gibran dapat memperbaiki perekonomian Indonesia dengan melakukan transformasi di tubuh BUMN . Salah satunya memilih sosok profesional dengan menghindari orang yang berjasa atau terlibat aktif dalam pilpres 2024.
"Sebagai evaluasi salah satu alternatif kata kuncinya sebisa mungkin hindari orang-orang yang berjasa atau paling tidak dalam aktivitas pilpres kemarin terlibat secara utama, salah satunya adalah timses," kata Dedi dalam diskusi Polemik Trijaya "Menerawang Kabinet Ekonomi Prabowo," Sabtu (28/9/2024).

Lantas dia menceritakan, di pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir dinilai punya banyak beban dalam aktivitas ekonomi maupun politik. Baca Juga: Beredar Daftar Menteri Kabinet Prabowo-Gibran, Dasco Sebut Aspirasi dan Dinamika
Lihat Juga :