Efek Hujan Rudal di Timur Tengah, Harga Minyak Melonjak 2% Lebih

Rabu, 02 Oktober 2024 - 16:35 WIB
loading...
Efek Hujan Rudal di...
Harga minyak melonjak lebih dari 2% akibat kekhawatiran memanasnya perang di Timur Tengah. FOTO/Ilustrasi
A A A
LONDON - Harga minyakmelonjak lebih dari 2% pada hari Rabu (2/10/2024) seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu produksi minyak mentah dari kawasan tersebut. Kekhawatiran meningkat setelah rudal-rudalIran menghujani Israel, yang ditanggapi dengan janji serangan balasan oleh negara zionis tersebut.

Memanasnya kawasan tersebut mendorongharga minyak mentah berjangka Brent melonjak sebesar USD1,63, atau 2,2%, menjadi USD75,19 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak USD1,70, atau 2,4%, menjadi USD71,53 per barel pada pukul 07.55 GMT. WTI sebelumnya telah naik lebih dari USD2. Kedua patokan harga minyak mentah itu pada hari Selasa (1/10) melonjak lebih dari 5% sebelum ditutup sekitar 2,5% lebih tinggi.

Baca Juga: 3 Dampak Invasi Darat Israel bagi Lebanon dan Keamanan Timur Tengah

Iran menyatakan pada Rabu pagi bahwa serangan misilnya terhadap Israel telah berakhir, kecuali ada provokasi lebih lanjut dari negara zionis tersebut. Sementara, Israel dan AS berjanji untuk menyerang balik Teheran karena kekhawatiran akan perang yang lebih luas meningkat. "Ini bisa termasuk merusak atau melenyapkan fasilitas minyak Iran," kata Tamas Varga dari pialang minyak PVM, seperti dilansir Reuters.

Teheran mengatakan setiap tanggapan Israel terhadap serangan itu, yang menurut Israel melibatkan lebih dari 180 rudal balistik, akan ditanggapi dengan "kehancuran besar". Varga mencatat pembalasan Iran atau sekutunya dapat menyerang fasilitas minyak Saudi seperti pada tahun 2019 atau menyebabkan penutupan Selat Hormuz. "Setiap peristiwa ini akan membuat harga minyak naik jauh," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Rekomendasi
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Sepasang Pesawat Pengebom...
Sepasang Pesawat Pengebom Nuklir AS Berkeliaran di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved