BRICS Kian Digdaya, Kuasai Cadangan Minyak dan Mineral Global

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 13:30 WIB
loading...
A A A
"Dalam sepuluh tahun terakhir (2014-2023) pertumbuhan PDB riil negara-negara BRICS hampir 2,5 kali lebih tinggi daripada di UE dan G7, dan sekitar 1,5 kali lebih tinggi daripada rata-rata (pertumbuhan) global. Kami percaya bahwa PDB negara-negara BRICS dapat melampaui 50% dari PDB global (dalam hal paritas daya beli) di masa mendatang," katanya.

Baca Juga: Zelensky: Ukraina Harus Punya Senjata Nuklir atau Gabung NATO!

Perdagangan antara negara-negara anggota BRICS pun meningkat dengan pesat, mencapai hampir USD700 miliar atau sekitar Rp10.850 triliun (kurs Rp15.500 per USD) pada tahun 2024. Sementara pertumbuhan tahunan perdagangan global mencapai 3% selama dekade terakhir, perdagangan antara anggota BRICS tercatat tumbuh sebesar 10,7% per tahun.

Kepala Kamar Dagang dan Industri Rusia (CCI) Sergey Katyrin menambahkan, semua mitra dalam BRICS terus berupaya untuk bekerja sama membangun dan memperdalam kontak bisnis dan mencari pendorong pertumbuhan ekonomi baru. "Secara umum, berdasarkan pengalaman kegiatan Dewan Bisnis, kami melihat keinginan semua mitra kami untuk bekerja sama membangun dan memperdalam kontak bisnis dalam kerangka BRICS dan mencari pendorong pertumbuhan ekonomi baru," kata Katyrin di Forum Bisnis BRICS.

Menurut dia, dialog yang produktif terus berlanjut sepanjang tahun di semua bidang kegiatan Dewan Bisnis. "Portofolio kami saat ini terdiri dari sekitar 40 rekomendasi untuk semua bidang utama kegiatan Dewan Bisnis. Tampaknya ini merupakan respons yang baik terhadap tren ketegangan geopolitik dan turbulensi di pasar global yang kami buktikan saat ini," tambahnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Rekomendasi
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
Berita Terkini
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Infografis
5 Negara BRICS Terkuat...
5 Negara BRICS Terkuat di Tahun 2025 Versi Global Fire Power
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved