Bos BI Beberkan 5 Strategi Adaptasi Bank Sentral di Era Digital

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 21:53 WIB
loading...
Bos BI Beberkan 5 Strategi...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri). FOTO/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Bank sentral harus mampu beradaptasi dalam menghadapi tantangan perkembangan di era digital. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan terdapat lima langkah strategis yang dapat dilakukan Bank Indonesia .

"Pertama, memperkuat kerangka bauran kebijakan yang tidak hanya fokus pada stabilitas harga namun juga terhadap stabilitas sistem keuangan, dan sistem pembayaran," kata Perry yang dikutip di website BI, Jakarta, Jumat (28/9/2020).

Baca Juga: Bank Indonesia Siapkan Empat Langkah Jitu Pulihkan Ekonomi Lalu lanjut, kedua memperkuat sinergi bauran kebijakan nasional untuk mendukung reformasi struktural, baik dari sisi kebijakan moneter, kebijakan fiskal dan kebijakan lainnya. Ketiga, akselerasi pendalaman pasar keuangan, melalui penguatan infrastruktur pasar keuangan domestik yang saling terkoneksi. Keempat, penguatan digitalisasi sistem pembayaran sebagai tulang punggung dari kebijakan moneter, serta kelima, transformasi Bank Sentral tidak hanya terkait kebijakan, namun juga transformasi di bidang organisasi dan sumber daya manusia.

Dia melanjutkan mengenai knferensi internasional BMEB bukan hanya menjadi wadah refleksi atas kebijakan ekonomi dan teori ekonomi atas kondisi saat ini, namun juga refleksi bagi Bank Indonesia untuk beradaptasi di era digital. "Penyelenggaraan konferensi internasional dan call for papers ini, selaras dengan aspirasi Bank Indonesia untuk memberi sumbangsih yang nyata pada perekonomian, melalui peningkatan kualitas riset akademis dan kebijakan, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul di bidang riset ekonomi," katanya.

Baca Juga: Bank Indonesia Siapkan Empat Langkah Jitu Pulihkan Ekonomi Sebagai informasi, BMEB sebagai jurnal ilmiah merupakan katalis yang menghubungkan berbagai pemikiran untuk memajukan ilmu pengetahuan dan memberdayakan perumusan kebijakan di era global. Bank Indonesia akan terus mendorong BMEB agar semakin berkontribusi nyata pada pembangunan ekonomi nasional, dengan menjadikannya sebagai jurnal internasional dan referensi ilmiah terkemuka di bidang teori dan kebijakan ekonomi, moneter dan keuangan untuk negara berkembang.

Untuk menghubungkan berbagai pemikiran dalam memajukan ilmu pengetahuan dan memberdayakan perumusan kebijakan di era global, Bank Indonesia sejak tahun 2015 secara sistematis mendorong penguatan ekosistem riset akademis dan kebijakan di bidang ekonomi di tanah air. Salah satunya upaya dilakukan adalah melalui peningkatan kualitas publikasi riset dan infrastruktur pendukungnya, termasuk peningkatan kualitas penyelenggaraan konferensi internasional. Sejak Juli 2019, BMEB menjadi salah satu jurnal ekonomi Indonesia yang telah terindeks scopus, hal tersebut merupakan bukti nyata pencapaian target Bank Indonesia Institute dalam menyediakan publikasi riset yang berkualitas.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
OttoDigital Optimalkan...
OttoDigital Optimalkan Sistem Pembayaran Digital di Jakarta Fair 2026
Rekomendasi
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Berita Terkini
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved