Terbesar Ketiga dalam Sejarah AS, Defisit Anggaran 2024 Tembus Rp28 Ribu Triliun
Minggu, 20 Oktober 2024 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Direktur anggaran Gedung Putih, Shalanda Young menekankan, pertumbuhan ekonomi AS cukup kuat, seiring investasi pemerintahan Biden dalam energi bersih, infrastruktur, dan manufaktur canggih.
"Pemerintahan melakukannya sambil mempertahankan komitmen terhadap tanggung jawab fiskal dengan memastikan yang terkaya di antara kita dan perusahaan besar membayar bagian yang adil dan memotong pengeluaran yang boros untuk kepentingan khusus," kata Young dalam sebuah pernyataan.
Komentarnya mengacu pada rencana Biden dan Harris yang bakal menaikkan pajak pada kelompok-kelompok ini. Baca Juga: Miliarder AS Bakal Dihantam Buffett Rule demi Atasi Utang Rp546.282 Triliun
Penerimaan AS untuk tahun fiskal 2024 mencapai rekor yakni USD4,919 triliun, atau naik 11% yang setara USD479 miliar, dari tahun sebelumnya. Hal itu krena pengumpulan pajak individu yang tidak dipotong dan perusahaan terus tumbuh. Sementara itu pengeluaran tahun fiskal 2024 naik 10% atau USD617 miliar menjadi USD6,752 triliun.
"Pemerintahan melakukannya sambil mempertahankan komitmen terhadap tanggung jawab fiskal dengan memastikan yang terkaya di antara kita dan perusahaan besar membayar bagian yang adil dan memotong pengeluaran yang boros untuk kepentingan khusus," kata Young dalam sebuah pernyataan.
Komentarnya mengacu pada rencana Biden dan Harris yang bakal menaikkan pajak pada kelompok-kelompok ini. Baca Juga: Miliarder AS Bakal Dihantam Buffett Rule demi Atasi Utang Rp546.282 Triliun
Penerimaan AS untuk tahun fiskal 2024 mencapai rekor yakni USD4,919 triliun, atau naik 11% yang setara USD479 miliar, dari tahun sebelumnya. Hal itu krena pengumpulan pajak individu yang tidak dipotong dan perusahaan terus tumbuh. Sementara itu pengeluaran tahun fiskal 2024 naik 10% atau USD617 miliar menjadi USD6,752 triliun.
(akr)
Lihat Juga :