Laba sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 44 Persen Jadi Rp562 Miliar pada Triwulan III 2024
Kamis, 31 Oktober 2024 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Bank berupaya menurunkan porsi dana mahal dan mengoptimalkan dana murah melalui pemanfaatan platform digital yang dioperasikan oleh Bank. Adapun CASA yang dihimpun melalui M2U App dan web naik 35,0 persen sedangkan M2E tumbuh 3,3 persen. Rasio CASA meningkat menjadi 52,7 persen pada September 2024 dari 49,1 persen pada September 2023.
Biaya overhead pada sembilan bulan pertama 2024 tercatat sebesar Rp4,76 triliun, lebih tinggi sebesar 7,6 persen dibandingkan Rp4,42 triliun di periode yang sama tahun lalu. Hal ini didorong investasi berkelanjutan untuk meningkatkan kapabilitas teknologi informasi, serta pelaksanaan beberapa inisiatif kunci sejalan dengan strategi M25+ Maybank Group.
Pada September 2024, rasio NPL membaik dari 3,2 persen (gross) dan 2,1 persen (net) pada September 2023 menjadi 2,9 persen (gross) dan 1,7 persen (net) pada September 2024.
Pencapaian ini didukung oleh penerapan manajemen risiko yang memadai. Saldo NPL turun 3,8 persen dan Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 8,8 persen pada September 2024 dari 10,7 persen periode yang sama tahun lalu.
Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank saja berada pada level 89,5 persen dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank saja berada pada level sehat sebesar 181,3 persen jauh di atas ketentuan regulator.
Posisi permodalan menguat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 24,8 persen dan Common Equity Tier 1 (CET 1) sebesar 23,6 persen pada akhir September 2024.
Maybank Indonesia terus melanjutkan penerapan Strategic Programmes (SP) 7 yang terintegrasi dengan strategi M25+ Maybank Group yang bertujuan terutama untuk meningkatkan kinerja Maybank Indonesia.
Hal ini meliputi fokus untuk mengoptimalkan produktivitas, mendorong customer-centricity dalam pengembangan solusi, memperkuat inisiatif 'One Maybank Go to Market', dan memperdalam solusi wealth management berbasis Syariah.
Inisiatif-inisiatif ini pun telah meningkatkan laba Bank, dan merupakan upaya untuk menjadi pembeda, serta mendorong pertumbuhan pada segmen yang berpotensi untuk berkembang lebih jauh.
Dari Juli hingga September 2024, Maybank Indonesia meraih beberapa penghargaan yang sekaligus menjadi bukti atas pencapaian Bank dalam inovasi dan kemajuan digital. Penghargaan ini antara lain, ‘Wealth Management Platform of The Year – Indonesia’ Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2024, dan ‘Best Consumer Digital Banks in Asia-Pacific’.
Tidak hanya itu, Maybank juga memperoleh penghargaan di bidang pengelolaan SDM melalui 11 penghargaan dari ‘HR Excellence Awards 2024' dan 'Overall HREA Winner’, serta empat penghargaan dari ‘Human Capital on Resilience Excellence Award 2024’.
Selain itu, Maybank Indonesia juga menerima penghargaan ‘Fortune 100 Indonesia’s Biggest Company in 2024’, dan 'Indonesia Product Experience of the Year – SME Banking Category' di Asian Experience Awards 2024.
Perbankan Syariah
Pembiayaan Perbankan Syariah Maybank Indonesia tumbuh 7,3 persen menjadi Rp30,98 triliun pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp28,88 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini didorong oleh pembiayaan yang meningkat pada segmen komersial dan UKM. Pendapatan fee-based tumbuh secara signifikan sebesar 21,4 persen menjadi Rp166 miliar dari Rp137 miliar didukung pendapatan fee dari solusi wealth management berbasis syariah.
Simpanan nasabah Perbankan Syariah tumbuh 2,0 persen menjadi Rp37,10 triliun dari Rp36,37 triliun. CASA tumbuh 14,2 persen menjadi Rp19,29 triliun dari Rp16,89 triliun, sedangkan deposito berjangka turun 8,6 persen Y-o-Y.
Biaya overhead pada sembilan bulan pertama 2024 tercatat sebesar Rp4,76 triliun, lebih tinggi sebesar 7,6 persen dibandingkan Rp4,42 triliun di periode yang sama tahun lalu. Hal ini didorong investasi berkelanjutan untuk meningkatkan kapabilitas teknologi informasi, serta pelaksanaan beberapa inisiatif kunci sejalan dengan strategi M25+ Maybank Group.
Pada September 2024, rasio NPL membaik dari 3,2 persen (gross) dan 2,1 persen (net) pada September 2023 menjadi 2,9 persen (gross) dan 1,7 persen (net) pada September 2024.
Pencapaian ini didukung oleh penerapan manajemen risiko yang memadai. Saldo NPL turun 3,8 persen dan Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 8,8 persen pada September 2024 dari 10,7 persen periode yang sama tahun lalu.
Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank saja berada pada level 89,5 persen dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank saja berada pada level sehat sebesar 181,3 persen jauh di atas ketentuan regulator.
Posisi permodalan menguat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 24,8 persen dan Common Equity Tier 1 (CET 1) sebesar 23,6 persen pada akhir September 2024.
Maybank Indonesia terus melanjutkan penerapan Strategic Programmes (SP) 7 yang terintegrasi dengan strategi M25+ Maybank Group yang bertujuan terutama untuk meningkatkan kinerja Maybank Indonesia.
Hal ini meliputi fokus untuk mengoptimalkan produktivitas, mendorong customer-centricity dalam pengembangan solusi, memperkuat inisiatif 'One Maybank Go to Market', dan memperdalam solusi wealth management berbasis Syariah.
Inisiatif-inisiatif ini pun telah meningkatkan laba Bank, dan merupakan upaya untuk menjadi pembeda, serta mendorong pertumbuhan pada segmen yang berpotensi untuk berkembang lebih jauh.
Dari Juli hingga September 2024, Maybank Indonesia meraih beberapa penghargaan yang sekaligus menjadi bukti atas pencapaian Bank dalam inovasi dan kemajuan digital. Penghargaan ini antara lain, ‘Wealth Management Platform of The Year – Indonesia’ Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2024, dan ‘Best Consumer Digital Banks in Asia-Pacific’.
Tidak hanya itu, Maybank juga memperoleh penghargaan di bidang pengelolaan SDM melalui 11 penghargaan dari ‘HR Excellence Awards 2024' dan 'Overall HREA Winner’, serta empat penghargaan dari ‘Human Capital on Resilience Excellence Award 2024’.
Selain itu, Maybank Indonesia juga menerima penghargaan ‘Fortune 100 Indonesia’s Biggest Company in 2024’, dan 'Indonesia Product Experience of the Year – SME Banking Category' di Asian Experience Awards 2024.
Perbankan Syariah
Pembiayaan Perbankan Syariah Maybank Indonesia tumbuh 7,3 persen menjadi Rp30,98 triliun pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp28,88 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini didorong oleh pembiayaan yang meningkat pada segmen komersial dan UKM. Pendapatan fee-based tumbuh secara signifikan sebesar 21,4 persen menjadi Rp166 miliar dari Rp137 miliar didukung pendapatan fee dari solusi wealth management berbasis syariah.
Simpanan nasabah Perbankan Syariah tumbuh 2,0 persen menjadi Rp37,10 triliun dari Rp36,37 triliun. CASA tumbuh 14,2 persen menjadi Rp19,29 triliun dari Rp16,89 triliun, sedangkan deposito berjangka turun 8,6 persen Y-o-Y.
Lihat Juga :