Harga Tiket Pesawat Mahal, Erick Thohir Sebut Kompleks, Tak Bisa Dilihat Simpel

Kamis, 31 Oktober 2024 - 13:24 WIB
loading...
Harga Tiket Pesawat...
Merespons mahalnya harga tiket pesawat saat ini, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, perkara itu tidak bisa dilihat secara sederhana alias simpel. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Merespons mahalnya harga tiket pesawat saat ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, perkara itu tidak bisa dilihat secara sederhana alias simpel. Erick menyebut, tingginya harga tiket pesawat dorong oleh banyak faktor.

Beberapa di antaranya termasuk regulasi yang mengikat. Dia memandang upaya menurunkan harga tiket pesawat, harus dibarengi dengan merevisi aturan yang berlaku saat ini.

Baca Juga: Siap-siap, Anak Buah Luhut Beri Bocoran Harga Tiket Pesawat Bakal Turun

“Kompleksitasnya tidak bisa dilihat sesimpel itu karena kalau kita mau buat perubahan pasti aturannya, policy-nya yang selama ini mengikat kita, itu yang kita harus lepas,” ujar Erick saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2024).

“Nah karena itu memang tadi disampaikan, saya tidak mau bicara terlalu detail,” paparnya.

Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan sebelumnya sudah menyoroti harga tiket pesawat. Erick mengatakan, keduanya bersepakat membentuk satgas atau Project Management Officer (PMO) untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Bahwa kita bersepakat, kemarin makanya saya kunjungan juga ke Pak Menteri Perhubungan, salah satu statement saya juga mengenai pariwisata. Sesuai dengan diskusi yang kita jalankan hari ini, kita akan membentuk tim bersama untuk memberikan solusi,” beber dia.

Adapun, satgas difokuskan untuk menyelaraskan berbagai kebijakan antar kementerian terkait, termasuk soal harga tiket pesawat. “Kalau dulu bicara satgas atau versi saya PMO, itu sama aja tujuannya untuk menyelaraskan semua kebijakan untuk menjadi sebuah satu keputusan yang bisa memberikan solusi, termasuk tadi mengenai harga tiket,” ucap Erick.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi sebelumnya menargetkan Satgas penurunan harga tiket pesawat sudah bisa terlihat sebelum musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Baca Juga: Dorong Minat Kunjungan Wisata, Kemenparekraf Minta Harga Tiket Pesawat Turun 40%

Dia menjelaskan, rencana penurunan harga tiket pesawat tengah dibahas di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Sebelum diterapkan di akhir tahun.

“Nanti kami menunggu dari Kemenko perekonomian untuk menyampaikan hasil dari Satgas itu. Harapannya sebelum Nataru kita sudah dapat hasil dari Satgas," tutur Menhub.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Pemerintah Tanggung...
Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Ekonomi, Tekan Lonjakan Tarif Akibat Harga Avtur
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Dukung Produktivitas...
Dukung Produktivitas Bisnis dengan Pengelolaan Perjalanan yang Lebih Mudah
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Zionis Israel Tak Bisa...
Zionis Israel Tak Bisa Hancurkan Hamas secara Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved