CEO Summit Bali 2024, MBU dan Kamar Dagang Quetta Teken MoU

Kamis, 31 Oktober 2024 - 10:26 WIB
loading...
CEO Summit Bali 2024,...
CEO Summit Bali 2024 mempertemukan para pemimpin industri terkemuka, pembuat kebijakan, dan pejabat pemerintah untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi baru, dengan diskusi mendalam. Foto/Dok
A A A
BALI - CEO Summit Bali 2024 , yang digelar pada 14 Oktober di Truntum Kuta, menjadi ajang penting bagi para pelaku bisnis dan pejabat pemerintah dari Indonesia dan Pakistan untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Diselenggarakan oleh CEO Club Pakistan dan KJRI Islamabad, acara ini menarik perhatian luas dalam memperdalam kemitraan ekonomi lintas negara, khususnya di sektor pangan dan perdagangan bilateral.

Acara bergengsi ini mempertemukan para pemimpin industri terkemuka, pembuat kebijakan, dan pejabat pemerintah untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi baru, dengan diskusi mendalam mengenai perdagangan, pariwisata, dan investasi. Sebagai tuan rumah, Bali menegaskan peran strategisnya dalam percakapan bisnis global yang kian berkembang, menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci dalam panggung internasional.

Baca Juga: Subsidi Tak Maksimal, Insan Perunggasan Merasa Dianaktirikan

Salah satu sorotan utama dari CEO Summit Bali adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Mitra Berlian Unggas (MBU) dan Quetta Chamber of Commerce & Industry dari Pakistan. Kerja sama ini membuka peluang baru dalam meningkatkan perdagangan dan investasi antara kedua negara.

CEO PT Mitra Berlian Unggas (MBU), Teguh Nugraha melalui perwakilannya Direktur Bisnis Hilir MBU, Daffa turut hadir sebagai panelis dalam diskusi antar pengusaha Indonesia dan Pakistan. Dalam sambutannya, Daffa menjelaskan perjalanan MBU yang dimulai pada tahun 2012 sebagai peternak mitra dari perusahaan integrator, sebelum akhirnya berani mengambil langkah sebagai peternak mandiri.

"Kami memulai perjalanan bisnis pada tahun 2012 sebagai peternak mitra dari perusahaan integrator," ujar Daffa.

"Dengan pendanaan dari perbankan, kami memberanikan diri untuk keluar dari zona nyaman dan mengembangkan bisnis kami dalam budidaya penggemukan ayam broiler, hingga menjadi perusahaan terintegrasi yang kita kenal sekarang," sambungnya.

Daffa juga menambahkan, MBU memiliki visi besar untuk menjadi perusahaan peternakan terintegrasi sepenuhnya di Indonesia, dengan moto "from farm to plate", yang menggambarkan seluruh rantai bisnis yang mereka kelola dari hulu ke hilir.

Industri Perunggasan Indonesia dan Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintah Indonesia kini menempatkan sektor pangan, terutama industri perunggasan , sebagai salah satu fokus utama dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. Dengan permintaan domestik yang tinggi terhadap daging ayam broiler, industri ini diharapkan menjadi salah satu sektor unggulan yang mampu menopang kebutuhan pangan di dalam negeri.

Di sisi lain, Pakistan yang kaya akan komoditas seperti kedelai, gandum, dan jagung -bahan baku utama pakan ayam broiler- menjadi mitra strategis untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia.

Kolaborasi antara MBU dan Quetta Chamber of Commerce & Industry dipandang sebagai langkah signifikan dalam memperkuat sinergi antar sektor pangan di kedua negara.

"Perdagangan bilateral dan kerjasama antara Indonesia dan Pakistan merupakan peluang besar yang dapat terus dikembangkan," jelas Daffa.

MoU yang ditandatangani diharapkan dapat membuka jalan untuk lebih banyak investasi di sektor pangan dan menciptakan keuntungan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Baca Juga: Perdagangan Unggas Kudu Bikin Semua Pihak Untung

Dengan berbagai peluang yang ada, CEO Summit Bali 2024 menjadi forum yang tepat bagi para pelaku usaha untuk menjalin kemitraan strategis dan menghadapi tantangan global di masa mendatang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CEO Finnet Mendorong...
CEO Finnet Mendorong CSR Jadi Pilar Memperluas Layanan Pembayaran Digital
Cold Chain Expo 2026:...
Cold Chain Expo 2026: Sanwoo Bawa Freezer, Chiller, dan Gas Rice Steamer Tahan Banting
Dari Jualan Gorengan...
Dari Jualan Gorengan Keliling hingga Jadi CEO Republic Laptop, Ini Kisah Perjuangan Bayu Aji
CEO Harus Adaptif di...
CEO Harus Adaptif di Tengah Tekanan Global, Bos Finnet Buktikan Lewat Penghargaan
Kinerja Bisnis Ciamik,...
Kinerja Bisnis Ciamik, CEO Prudential Syariah Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Dukung Green Mining,...
Dukung Green Mining, PLN Siap Pasok Listrik Hijau di Sektor Tambang
Telkomsel-Republikorp...
Telkomsel-Republikorp Perkuat Teknologi Komunikasi Pertahanan Nasional
Usai Teken MoU, BPJPH...
Usai Teken MoU, BPJPH dan Barantin Langsung Sidak Pengawasan Produk Impor Berbasis Hewan
Stanford University...
Stanford University Buka Program Pelatihan Bisnis untuk Pengusaha Indonesia
Rekomendasi
Cek Hasil Seleksi Sekolah...
Cek Hasil Seleksi Sekolah Maung 2026 Hari Ini, Simak Jadwal SPMB Jabar Selanjutnya
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved