Hari Fintech Nasional sebagai Momentum Wujudkan Sinergi dan Kolaborasi Industri Fintech

Rabu, 13 November 2024 - 15:41 WIB
loading...
Hari Fintech Nasional...
Lanskap industri fintech di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang dinamis. Namun, inovasi fintech tetap berkembang berkat kerangka regulasi yang mendukung, terutama setelah penerapan UU P2SK
A A A
JAKARTA - Lanskap industri fintech di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang dinamis. Namun, inovasi fintech tetap berkembang berkat kerangka regulasi yang mendukung, terutama setelah penerapan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) dan peraturan pelaksanaannya.

Industri fintech juga kini semakin prudent, dengan arah menuju profitabilitas yang lebih jelas. Perusahaan-perusahaan mengadopsi strategi bisnis berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, dan berfokus pada produk bernilai tinggi. Komitmen terhadap prinsip Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) dan bahkan juga menjajaki penerapan prinsip Environment, Social, Governance (ESG), memungkinkan perusahaan fintech untuk mengatasi tantangan serta memanfaatkan peluang, sehingga memperkuat peran industri fintech dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Berdasarkan laporan e-conomy SEA 2024 dari Google, Temasek, dan Bain & Co., Gross Merchandise Value (GMV) ekonomi digital Indonesia mencapai USD90 miliar pada tahun 2024, tumbuh 13% dibanding pada tahun sebelumnya. Nilai tersebut diperkirakan akan mencapai USD200-USD 360 miliar pada 2030 mendatang.

Melalui sinergi dan kolaborasi antara pemain industri fintech dengan lembaga jasa keuangan lain dan pemerintah, pengembangan keberlanjutan bisnis model yang dijalankan diharapkan mampu memberikan peningkatan inklusi dan literasi keuangan. Berdasarkan hasil suvey AFTECH AMS 2024, diketahui bahwa sebanyak 89,3% perusahaan anggota telah melakukan kemitraan dengan ekosistem ekonomi digital untuk meningkatkan pertumbuhan dan inovasi.

Lebih lanjut diketahui bahwa sebanyak 66% perusahaan anggota telah melakukan kerja sama dengan bank serta sebanyak 35% perusahaan anggota melakukan inisiatif untuk menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah.

Melalui perayaan Hari Fintech Nasional (11/11/2024), yang menjadi momentum utama dalam melakukan sinergi dan kolaborasi pada industri fintech, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) serta didukung oleh Bank Indonesia (BI) kembali menyelenggarakan Bulan Fintech Nasional (BFN) 2024 guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan mengakselerasi digitalisasi sektor keuangan.

Rangkaian kegiatan BFN 2024 berlangsung selama satu bulan penuh, dimulai dari 11 November 2024 hingga 12 Desember 2024. Di samping itu, The 6th Indonesia Fintech Summit & Expo yang mengusung tema 'Technology Convergence: Shaping The Future of Finance And Beyond' akan menjadi puncak acara dan berlangsung selama dua hari pada 12 November dan 13 November 2024.

Kegiatan yang dilakukan di The Kasablanka Hall, Jakarta, akan menghadirkan lebih dari 60 pembicara dalam 25 sesi conference, serta menampilkan lebih dari 50 partisipasi booth dari perusahaan fintech ternama dengan 16 kegiatan edukasi dan entertainment pada INFINITY Stage pada area Expo.

Pada event kick-off BFN dan The 6th IFSE 2024 yang dilaksanakan 11 November di Wayang Bistro, Jakarta, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan Hasan Fawzi mengatakan bahwa OJK mengarahkan ekosistem keseluruhan keuangan digital di Indonesia selain bertumbuh dengan cepat juga menuju ke arah yang bisa memberikan manfaat.

“Bermanfaat tidak hanya bagi para pelaku bisnis dan kegiatan di industrinya saja tapi juga berdampak kepada peningkatan dan manfaat kegiatan di sistem keuangan dan tentu mendukung pertumbuhan perekonomian nasional,” kata Hasan.

Dia menambahkan pentingnya mengedepankan pelindungan konsumen dengan meningkatkan pengawasan market conduct. Selain itu, Hasan menjelaskan bahwa OJK sedang menyiapkan pusat inovasi dengan konsep pentahelix yang akan menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, masyarakat, akademisi dan media dengan tujuan mendukung pertumbuhan perusahan inovatif di sektor keuangan.

Melihat kepada kondisi dimana kolaborasi menjadi hal yang utama yang dibutuhkan dalam kesinambungan industri fintech di Indonesia, pada kesempatan yang sama Ketua Umum AFTECH, Pandu Sjahrir menyatakan bahwa sebagai asosiasi bagi penyelenggara industri fintech (ITSK), AFTECH terus memegang komitmen untuk bekerja sama dengan regulator OJK, BI dan Pemerintah dalam menciptakan inovasi keuangan digital yang bertanggungjawab serta mendorong peningkatan inklusi dan literasi keuangan, serta turut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Salah satu wujud kolaborasi yang dilakukan, AFTECH kembali memimpin inisiatif diselenggarakannya Bulan Fintech Nasional (BFN) 2024 bersama OJK, AFSI, dan AFPI, serta didukung oleh BI sebagai momentum untuk memperkenalkan ragam produk dan layanan fintech kepada masyarakat Indonesia. Sepanjang Bulan Fintech Nasional 11.11 – 12.12.2024, masyarakat Indonesia akan diperkenalkan dengan berbagai jenis bisnis model fintech yang ada di Indonesia dengan menghadirkan berbagai serangkaian kegiatan edukatif melalui penyelenggaraan webinar serta program insentif dari berbagai perusahaan fintech terkemuka.

Sebagai salah satu mitra penyelenggara, kehadiran AFSI turut mempertegas pesan bahwa sinergi dan kolaborasi menjadi misi utama dalam pengembangan industri fintech, hal ini diperkuat oleh pernyataan Ketua Umum AFSI, Ronald Yusuf Wijaya.

“Sebagai bagian dari ekosistem fintech, AFSI memandang bahwa kolaborasi dalam Bulan Fintech Nasional ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa fintech syariah juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Sepanjang BFN, kata Ronald, pihaknya fokus pada 27 program literasi dan edukasi serta 4 inisiatif penguatan ekosistem digital syariah yang melibatkan sinergi erat antara anggota perusahaan dan perguruan tinggi AFSI, serta pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah.

"Kami juga menghadirkan pemimpin global di sektor blockchain dan kripto syariah untuk berbagi inspirasi dan best practice tentang adopsi Web3 dalam memperkuat potensi keuangan syariah. Kami harap momentum ini dapat memperkuat upaya kami dalam meningkatkan literasi dan inklusi produk keuangan digital syariah dan menghadirkan produk dan layanan yang relevan untuk masyarakat Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal AFPI, Tiar Karbala, turut menyatakan, di tengah pertumbuhan industri fintech yang pesat, AFPI menempatkan perlindungan konsumen dan edukasi sebagai prioritas utama.

"Bulan Fintech Nasional menjadi momen penting bagi AFPI untuk berkolaborasi dengan OJK, AFTECH, dan AFSI dalam memperkuat literasi keuangan, mendorong pertumbuhan industri yang sehat, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital. Kami percaya bahwa sinergi ini akan mendukung pencapaian inklusi keuangan yang lebih luas,” tuturnya.

Pada program BFN 2024, AFTECH telah menghimpun partisipasi aktif pelaku industri. Hingga saat ini terdapat 74 perusahaan anggota AFTECH yang mendukung dan partisipasi sebagai kontributor dan 20 media partner yang berpartisipasi.

Sebagai informasi, selama penyelenggaraan BFN 2024, lebih dari 85 program promosi yang dihadirkan untuk Masyarakat Indonesia diantaranya cashback, discount, giveaway, referral code, free admin fee, termasuk penyediaan 115 lowongan pekerjaan dalam Fintech Virtual Job Fair dan lebih dari 113 kegiatan edukasi dan literasi.

The 6th IFSE dan BFN 2024 juga akan mengenalkan maskot Anak Fintech Indonesia (AFIN) dan turut mengajak masyarakat untuk memeriahkan kampanye digital #GueAFIN & #SiPalingFintech yang diharapkan dapat meningkatkan antusias publik untuk menjadi individu yang paling mengerti fintech sehingga dapat memberikan pengaruh yang positif kepada lingkungan sekitarnya untuk mengenal, memanfaatkan dan menggunakan ragam produk dan layanan fintech dalam mendukung aktivitas sehari-hari dan mendorong digitalisasi UMKM di Indonesia. Bersama, ikuti BFN dan The 6th IFSE 2024 dengan melakukan pendaftaran melalui www.bulanfintechnasional.com dan jadi #SiPalingFintech.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Pasar Aset Digital Paling...
Pasar Aset Digital Paling Dinamis di Asia, 2 Investor Global Tanam Investasi di CAEX Vietnam
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Perang Fintech 2026...
Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
Rekomendasi
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved