RSI Rayakan Hari Sawit Nasional dengan Seminar dan Kongres
Senin, 18 November 2024 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Kacuk Sumarto mengatakan tema ini dipilih karena 60% dari masalah yang terjadi di industri sawit saat ini dapat tercermin dari tema seminar ini. Karena itu, jalan keluar yang dingin ditawarkan dari seminar ini sebagai bentuk sumbangsih kepada industri sawit, baik di sektor hulu maupun sektor hilir. Masalah internal yang digali dari seminar ini antara lain soal produksi, budidaya, dan sebagainya. Begitu juga aspek eksternal seperti perdagangan.
Sebagai organisasi di industri sawit, RSI terbuka untuk kalangan yang berhubungan dengan industri kelapa sawit dan tidak membatasi diri hanya untuk perkebunan kelapa sawit. “Ini ada 11 koperasi petani yang sudah bergabung,” katanya. Selain itu, perusahaan pupuk dan perusahaan teknologi engineering juga bergabung menjadi anggota RSI.
Baca Juga: GAPKI Minta Dibentuk Badan Khusus untuk Perbaiki Tata Kelola Industri Sawit
Menurut Kacuk Sumarto, perusahaan pupuk seperti PT Pupuk Indonesia memiliki peranan sangat penting bagi sektor perkebunan. “Namanya perkebunan pasti berhubungan dengan pupuk,” katanya. Di sisi lain, perusahaan bidang engineering juga bergabung karena melihat peningkatkan kinerja perkebunan sawit akan meningkat dengan sentuhan mekanisasi.
Menurut Kacuk Sumarto, seminar ini merupakan tahap awal untuk merealisasikan program dan masukan dalam pengembangan industri sawit. “Sesuai pesan pak Eddy Abdurrachman, Direktur Utama BPDPKS, yang penting adalah implementasinya,” katanya. Sisi implementasi ini penting agar komoditas sawit tidak bernasib sama dengan komoditas lain yang berjaya di masanya lalu meredup karena pengelolaan kurang baik
Sebagai organisasi di industri sawit, RSI terbuka untuk kalangan yang berhubungan dengan industri kelapa sawit dan tidak membatasi diri hanya untuk perkebunan kelapa sawit. “Ini ada 11 koperasi petani yang sudah bergabung,” katanya. Selain itu, perusahaan pupuk dan perusahaan teknologi engineering juga bergabung menjadi anggota RSI.
Baca Juga: GAPKI Minta Dibentuk Badan Khusus untuk Perbaiki Tata Kelola Industri Sawit
Menurut Kacuk Sumarto, perusahaan pupuk seperti PT Pupuk Indonesia memiliki peranan sangat penting bagi sektor perkebunan. “Namanya perkebunan pasti berhubungan dengan pupuk,” katanya. Di sisi lain, perusahaan bidang engineering juga bergabung karena melihat peningkatkan kinerja perkebunan sawit akan meningkat dengan sentuhan mekanisasi.
Menurut Kacuk Sumarto, seminar ini merupakan tahap awal untuk merealisasikan program dan masukan dalam pengembangan industri sawit. “Sesuai pesan pak Eddy Abdurrachman, Direktur Utama BPDPKS, yang penting adalah implementasinya,” katanya. Sisi implementasi ini penting agar komoditas sawit tidak bernasib sama dengan komoditas lain yang berjaya di masanya lalu meredup karena pengelolaan kurang baik
(nng)
Lihat Juga :