AS Mengobarkan Perang Dunia Ekonomi, Sepertiga Negara di Bumi Tersandera Sanksi Barat
Jum'at, 22 November 2024 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun sanksi Barat telah menyebabkan dampak ekonomi yang parah dan penderitaan manusia yang ekstrem di negara-negara yang relatif kecil, sanksi tersebut mungkin telah mencapai batasnya.
Negara-negara besar seperti China dan Rusia telah terbukti "terlalu besar untuk dikenai sanksi". Sanksi Barat terpantau belum mampu menghancurkan ekonomi Rusia, meski dihantam gelombang sanksi.
Tekanan Barat justru menjadi bentuk proteksionisme terbalik, mendorong industrialisasi substitusi impor dan membantu China dan Rusia mengembangkan teknologi domestik mereka sendiri untuk menjadi lebih mandiri.
Baca Juga: Gunakan Senjata Minyak, Trump Berencana Bangkrutkan Iran
Bahkan beberapa ekonom Barat yang hawkish telah mengakui bahwa perang ekonomi AS di Eurasia telah "menjadi bumerang". Mereka khawatir bahwa hegemoni Barat mulai memudar, karena Beijing dan Moskow, dalam aliansi dengan Global South, menantang dominasi dolar dan mengembangkan alternatif untuk sistem keuangan global yang dikendalikan AS.
Negara-negara besar seperti China dan Rusia telah terbukti "terlalu besar untuk dikenai sanksi". Sanksi Barat terpantau belum mampu menghancurkan ekonomi Rusia, meski dihantam gelombang sanksi.
Tekanan Barat justru menjadi bentuk proteksionisme terbalik, mendorong industrialisasi substitusi impor dan membantu China dan Rusia mengembangkan teknologi domestik mereka sendiri untuk menjadi lebih mandiri.
Baca Juga: Gunakan Senjata Minyak, Trump Berencana Bangkrutkan Iran
Bahkan beberapa ekonom Barat yang hawkish telah mengakui bahwa perang ekonomi AS di Eurasia telah "menjadi bumerang". Mereka khawatir bahwa hegemoni Barat mulai memudar, karena Beijing dan Moskow, dalam aliansi dengan Global South, menantang dominasi dolar dan mengembangkan alternatif untuk sistem keuangan global yang dikendalikan AS.
(akr)
Lihat Juga :