Bahlil Wanti-wanti Investor Asing, Hukumnya Wajib Libatkan Pengusaha Lokal
Senin, 31 Agustus 2020 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Tentu, upaya BKPM tersebut sesuai dengan semangat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan pengusaha nasional di daerah. Saat mengunjungi (RDMP) RU V di Balikpapan, Jumat siang (28/8) lalu, Bahlil juga memastikan komitmen kepatuhan pada aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah bagi pelaku usaha.
(Baca Juga: Demi Relokasi Pabrik Investor Asing ke Batang, BKPM: Lahan Disiapkan )
Dalam kunjungannya yang didampingi oleh Direktur Utama PT Kilang Pertamina International (KPI) Ignatius Tallulembang, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) Narendra Widjajanto dan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani Maming, Bahlil berharap, komitmen KPI dan KPB dalam memenuhi penggunaan komponen dalam negeri terus dijaga.
“BKPM ingin memastikan komitmen komponen TKDN jangan hanya di atas kertas, namun juga dilaksanakan. BKPM akan mendukung sebagai garda terdepan jika ada masalah selama proses pembangunan proyek ini. Ke depannya kita harus transparan dan berkolaborasi. Mana yang bisa dilakukan oleh Pertamina dan mana yang tidak bisa dilakukan, mari kita diskusikan bersama-sama,” ujar Bahlil.
(Baca Juga: Demi Relokasi Pabrik Investor Asing ke Batang, BKPM: Lahan Disiapkan )
Dalam kunjungannya yang didampingi oleh Direktur Utama PT Kilang Pertamina International (KPI) Ignatius Tallulembang, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) Narendra Widjajanto dan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani Maming, Bahlil berharap, komitmen KPI dan KPB dalam memenuhi penggunaan komponen dalam negeri terus dijaga.
“BKPM ingin memastikan komitmen komponen TKDN jangan hanya di atas kertas, namun juga dilaksanakan. BKPM akan mendukung sebagai garda terdepan jika ada masalah selama proses pembangunan proyek ini. Ke depannya kita harus transparan dan berkolaborasi. Mana yang bisa dilakukan oleh Pertamina dan mana yang tidak bisa dilakukan, mari kita diskusikan bersama-sama,” ujar Bahlil.
(akr)
Lihat Juga :