Trump Tabuh Genderang Perang ke BRICS, Pukulan Telak bagi India

Selasa, 03 Desember 2024 - 07:48 WIB
loading...
A A A
Trump memperingatkan negara-negara ini untuk membatalkan rencana mereka untuk membentuk mata uang baru atau menghadapi konsekuensi yang menghancurkan, termasuk tarif 100% dan penguncian total dari pasar AS.

"Mereka harus berharap untuk mengucapkan selamat tinggal pada penjualan ke ekonomi AS yang luar biasa," tambah Trump. Sepanjang kampanyenya, Trump berulang kali mengatakan dolar harus tetap menjadi mata uang dominan dunia.

Menariknya, India sebenarnya tidak pernah mendukung diskusi BRICS tentang mengurangi ketergantungan pada dolar. Pada KTT tahunan blok itu pada bulan Oktober, para pemimpin, termasuk Vladimir Putin dari Rusia, membahas "de-dolarisasi" sebagai cara untuk melawan sanksi AS.

Baca Juga: Donald Trump Ancam BRICS Justru Berdampak Buruk bagi AS, Inilah Alasannya

Sementara, Putin sejak itu melunakkan nadanya, mengatakan dia tidak lagi bertujuan untuk menggulingkan dolar, ancaman terbaru Trump menunjukkan AS tidak akan mentolerir bahkan gagasan alternatif.

Ekonomi India sudah berjuang, dan tekanan Trump seperti bensin di atas api. Goldman Sachs dan Barclays sama-sama memangkas prospek pertumbuhan setahun penuh mereka untuk India setelah laporan PDB hari Jumat turun di bawah perkiraan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Rekomendasi
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved