Negara-negara BRICS Bereaksi Terhadap Ancaman Tarif 100% Trump

Rabu, 04 Desember 2024 - 07:35 WIB
loading...
Negara-negara BRICS...
BRICS memiliki sembilan negara anggota dan beberapa negara lain telah menyatakan minat mereka untuk bergabung dengan kelompok ini. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Presiden terpilih AS Donald Trump mengancam negara-negara BRICS dengan tarif 100% jika mereka memutuskan untuk tidak menggunakan dolar AS dalam perdagangan. Trump menegaskan bahwa dedolarisasi atau peluncuran mata uang dan sistem pembayaran baru untuk menggantikan dolar AS akan dibalas dengan tarif 100% untuk barang-barang yang masuk ke pasar AS.

Jika tarif ini diberlakukan, negara-negara BRICS akan mengalami kesulitan karena sektor impor dan ekspor mereka akan terpukul.
Menyusul ancaman tarif 100% dari Trump, negara-negara BRICS bereaksi terhadap perkembangan tersebut. Sementara, beberapa anggota meragukan tarif tersebut dapat diberlakukan, yang lain tetap berhati-hati agar tidak membuat marah Donald Trump.

Baca Juga: 8 Konsekuensi Negara-negara BRICS jika Nekat Meninggalkan Dolar AS

Tindakan diplomasi yang menyeimbangkan kini mulai terlihat dan bagaimana mereka menavigasi empat tahun ke depan akan menentukan keberhasilan agenda dedolarisasi. Anggota BRICS, Rusia, mengatakan bahwa ancaman Trump akan menjadi bumerang karena aliansi ini berkomitmen untuk mencabut dominasi dolar AS.

"Semakin banyak negara yang beralih ke penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan dan aktivitas ekonomi luar negeri mereka," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dilansir dari Watcher Guru, Rabu (4/12/2024).

Juru bicara ini mengatakan bahwa negara-negara BRICS akan bersatu lebih kuat jika Trump menambah tekanan ekonomi lebih lanjut pada aliansi ini.

"Jika AS menggunakan kekuatan, seperti yang mereka katakan, kekuatan ekonomi, untuk memaksa negara-negara menggunakan dolar, hal ini akan semakin memperkuat tren peralihan ke mata uang nasional," ujar Peskov.

Baca Juga: Ini Respons Rusia atas Ancaman Donald Trump terhadap BRICS

Di sisi lain, anggota BRICS, India, juga tetap skeptis terhadap ancaman tarif 100% Trump. Lembaga think tank GTRI mengatakan bahwa pengenaan tarif secara tidak sengaja akan membuat barang-barang konsumsi menjadi lebih mahal bagi konsumen AS. Sementara, sektor ekspor dan impor akan memanas, pada akhirnya para penjual akan membebankan pajak pada konsumen.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved