Trump Tunjuk Peter Navarro, Arsitek Perang Dagang AS-China sebagai Penasihat Senior

Kamis, 05 Desember 2024 - 11:03 WIB
loading...
A A A
Mereka yang terkena sanksi dilarang memasuki wilayah Tiongkok, termasuk Hong Kong, sementara perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan mereka akan menghadapi pembatasan bisnis di Tiongkok.

Terpilihnya Navarro menjadikannya anggota kedua pemerintahan baru Trump yang dijatuhi sanksi oleh Beijing. Ia bergabung dengan Marco Rubio, seorang senator AS dari Florida dan seorang China hawk yang telah dijatuhi sanksi dua kali oleh Beijing, yang dipilih Trump sebagai menteri luar negeri berikutnya.

Pencalonan Rubio menunggu konfirmasi dari Senat AS. Trump telah menunjuk sekretaris kabinet dan penasihat keamanan nasional yang telah menyuarakan perlunya menghadapi China.

Mereka termasuk Mike Waltz, seorang anggota kongres AS dari Florida yang ditunjuk sebagai penasihat keamanan nasional, dan Jamieson Greer, yang dipilih sebagai perwakilan perdagangan AS berikutnya.

Greer adalah seorang pengacara perdagangan internasional dan anak didik Robert Lighthizer, seorang proteksionis yang menjabat sebagai perwakilan perdagangan selama masa jabatan pertama Trump.

Navarro, seorang ekonom lulusan Harvard, menjadi terkenal karena bukunya yang berjudul Death by China pada tahun 2011, di mana ia menuduh China melakukan manipulasi mata uang dan dengan sengaja merugikan orang Amerika dengan barang-barang konsumen yang berbahaya.

Dalam bukunya, Navarro merekomendasikan langkah-langkah termasuk menghentikan Beijing menekan perusahaan-perusahaan Amerika untuk mentransfer teknologi kepada mitra-mitra mereka di Tiongkok. Pemerintahan Trump akan mengikuti banyak rekomendasinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Prilly Latuconsina Rela...
Prilly Latuconsina Rela Gelapkan Kulit dan Belajar Bahasa Arab demi Film Baru Baim Wong
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved