Trump Tunjuk Peter Navarro, Arsitek Perang Dagang AS-China sebagai Penasihat Senior

Kamis, 05 Desember 2024 - 11:03 WIB
loading...
Trump Tunjuk Peter Navarro,...
Peter Navarro, arsitek utama perang dagang Amerika dengan China, mengangkat tinjunya saat berbicara dalam Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee, Wisconsin, pada bulan Juli. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Presiden terpilih Donald Trump telah menunjuk arsitek perang dagang AS-China Peter Navarro, sebagai penasihat senior untuk sektor perdagangan dan manufaktur dalam masa jabatannya di Gedung Putih berikutnya.

"Navarro, 75 tahun, akan ditugaskan untuk membantu memajukan dan mengomunikasikan agenda-agenda manufaktur, tarif, dan perdagangan Trump dengan sukses," tulis Trump di media sosial, dilansir dari SCMP, Kamis (5/12/2024).

"Selama masa jabatan pertama saya, hanya sedikit yang lebih efektif atau ulet daripada Peter dalam menegakkan dua aturan suci saya, Buy American, Hire American," tulis Trump, seraya menambahkan bahwa posisi baru ini akan memanfaatkan berbagai pengalaman Navarro di Gedung Putih.

Baca Juga: Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik di Mediterania, Jenderal Tertinggi Moskow Peringatkan AS

Pada masa jabatan pertama Trump, Navarro menjabat sebagai direktur Dewan Perdagangan Nasional Gedung Putih yang baru dibentuk. Dia adalah pendukung setia kebijakan perdagangan AS yang proteksionis.

Navarro dianggap sebagai arsitek utama perang dagang AS dengan China dan termasuk di antara 28 pejabat senior yang dijatuhi sanksi oleh Beijing sehari setelah Presiden AS Joe Biden dilantik pada Januari 2021.

Kementerian Luar Negeri China pada saat itu mengatakan Navarro dan warga Amerika lainnya yang dijatuhi sanksi secara serius melanggar kedaulatan China dan terutama bertanggung jawab atas masalah-masalah yang terkait dengan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Rekomendasi
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Fangfang Ungkap Bukti...
Fangfang Ungkap Bukti Pernikahan Siri dengan Vicky Prasetyo, Dihadiri Keluarga
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Berita Terkini
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved