Baja Murah China Membanjiri India, Nilainya Capai 5,7 Juta Metrik Ton

Senin, 09 Desember 2024 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Impor baja jadi India secara keseluruhan melonjak ke level tertinggi tujuh tahun sebesar 5,7 juta metrik ton selama periode April-Oktober. Impor baja jadi dari Jepang dan Vietnam juga meningkat lebih dari dua kali lipat selama periode tersebut. Data menunjukkan China, Korea Selatan dan Jepang menyumbang 79% dari total impor baja jadi antara April dan Oktober.

Kementerian baja India telah meminta bea pengamanan 25% atau pajak sementara selama dua tahun untuk produk baja datar untuk mengekang harga murah impor China, seperti dilansir Reuters.

"Ada ancaman yang membayangi dari peningkatan besar impor murah dari China," kata Sandeep Poundrik, pegawai senior di Kementerian Baja dalam sebuah surat kepada mitranya di kementerian perdagangan, tertanggal 27 November.

Kementerian baja disebutkan tidak menanggapi permintaan konfirmasi sejauh ini. Selama April-Oktober, gulungan canai panas menjadi kelas impor terbesar, sementara batang menduduki puncak kelas impor dalam kategori produk non-datar, seperti diperlihatkan data terbaru.

India, juga dikenal sebagai produsen baja mentah terbesar kedua di dunia, namun mereka menjadi importir bersih pada tahun fiskal hingga 31 Maret 2024 dan tren tersebut terus berlanjut sejak itu. Permintaan terlihat kuat, dengan konsumsi baja jadi mencapai level tertinggi tujuh tahun selama April-Oktober.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Rekomendasi
Luis Figo Ramaikan Pesta...
Luis Figo Ramaikan Pesta Bola HGI 2026, KORMINAS Perkuat Pengembangan Olahraga Pikiran
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved