BRICS Balik Kanan Soal Dedolarisasi: Tak Lagi Tertarik Meruntuhkan Dolar AS
Selasa, 10 Desember 2024 - 10:22 WIB
loading...
Negara-negara BRICS disebut tidak lagi tertarik untuk melemahkan dolar AS, namun Menlu India Subrahmanyam Jaishankar menerangkan, BRICS masih membahas transaksi keuangan secara kontinu. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Negara-negara BRICS disebutkan tidak lagi tertarik untuk melemahkan dolar AS (USD) , namun Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menerangkan, BRICS masih membahas transaksi keuangan secara kontinu.
Pernyataan yang disampaikan oleh Menlu India, setelah muncul ancaman dari Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump belum lama ini yang mengancam bakal memberlakukan tarif 100% pada negara-negara berkembang yang tergabung dalam BRICS.
Baca Juga: Ancaman Trump dan Fakta-fakta Soal Upaya BRICS Melengserkan Dolar AS
Dalam sebuah postingan media sosial bulan lalu, Trump mengatakan bahwa dia akan memberlakukan tarif 100% pada anggota BRICS jika mereka menciptakan mata uang bersama atau "mendukung mata uang lain untuk menggantikan dolar AS yang perkasa" dalam perdagangan internasional.
Hal itu bakal diberlakukan pada "setiap negara yang mencoba harus melambaikan tangan kepada Amerika," tulis Trump memperingatkan.
Sementara itu Jaishankar yang berbicara di Forum Doha di Qatar pada hari Sabtu, mengatakan bahwa dia "tidak yakin apa yang menjadi pemicunya" terkait komentar Trump.
Pernyataan yang disampaikan oleh Menlu India, setelah muncul ancaman dari Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump belum lama ini yang mengancam bakal memberlakukan tarif 100% pada negara-negara berkembang yang tergabung dalam BRICS.
Baca Juga: Ancaman Trump dan Fakta-fakta Soal Upaya BRICS Melengserkan Dolar AS
Dalam sebuah postingan media sosial bulan lalu, Trump mengatakan bahwa dia akan memberlakukan tarif 100% pada anggota BRICS jika mereka menciptakan mata uang bersama atau "mendukung mata uang lain untuk menggantikan dolar AS yang perkasa" dalam perdagangan internasional.
Hal itu bakal diberlakukan pada "setiap negara yang mencoba harus melambaikan tangan kepada Amerika," tulis Trump memperingatkan.
Sementara itu Jaishankar yang berbicara di Forum Doha di Qatar pada hari Sabtu, mengatakan bahwa dia "tidak yakin apa yang menjadi pemicunya" terkait komentar Trump.
Lihat Juga :