PLN EPI-BKL Kolaborasi Atasi Stunting Balita di Sumsel

Selasa, 10 Desember 2024 - 14:10 WIB
loading...
PLN EPI-BKL Kolaborasi...
PLN EPI dan perusahaan afiliasinya, PT BKL berkolaborasi melakukan kegiatan pencegahan stunting di Puskesmas Bingin Teluk, Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumsel. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama dengan perusahaan afiliasinya, PT Banyan Koalindo Lestari (BKL), berkolaborasi melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan ( TJSL ) mencegah stunting di Sumatera Selatan (Sumsel).Kegiatan ini merupakan perwujudan komitmen PLN EPI dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-2, yakni menghilangkan kelaparan dan menjamin akses bagi semua orang dan mereka yang berada dalam kondisi rentan.

Dalam kegiatan yang digelar di Puskesmas Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan iniPLN EPI bersama BKL mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting dengan fokus pada peningkatan ketahanan pangan dan gizi. Program ini menargetkan lima pilar utama, salah satunya adalah memastikan ketersediaan dan kualitas gizi bagi individu, keluarga, dan masyarakat.

Baca Juga: Godok Stranas Baru Cegah Stunting, Pemerintah Fokus 5 Kelompok Sasaran

Jumlah anak yang dibantu dalam kegiatan ini adalah 11 balita yang berasal dari 5 desa dan 1 kelurahan yang ada di Kecamatan Rawas Ilir, yakni Desa Tanjung Raja, Desa Mandi Angin, Desa Beringin Makmur I, Desa Beringin Makmur II dan Desa Beringin Sakti. Dalam kegiatan itu PLN EPI melakukan pemberian makanan tambahan (PMT) yang akan diberikan dan dimonitor secara berkala selama 3 bulan.

Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara mengatakan, stunting dimulai dari tidak terpenuhinya nutrisi anak sejak dalam kandungan dan di awal kehidupannya. Anak dengan stunting, tidak mengalami pertumbuhan dan perkembangan maksimal sebagaimana anak di usianya, sehingga mempengaruhi prestasi sekolah dan berisiko mengalami penyakit metabolisme. Karena itu, penanganan stunting menurutnya penting dilakukan.

"Oleh sebab itu, program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) ini diadakan sebagai bentuk gerakan gotong royong PLN EPI dalam mempercepat penurunan stunting yang menyasar langsung keluarga yang berisiko stunting," ungkap Iwan dalam keterangan pers, Selasa (10/12/2024).

Baca Juga: Instruksi Prabowo, Pemprov Harus Umumkan UMP dan UMSP 2025 per 11 Desember 2024

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan, program percepatan penurunan stunting dilakukan PLN EPI melalui penguatan sarana pelayanan kesehatan agar dapat diakses masyarakat setempat. Selain pemberian makanan bergizi, PLN EPI juga memberikan penyuluhan kepada ibu hamil guna meminimalisir kelahiran gagal tumbuh kembang bagi anak.

"Program kolaborasi ini akan terus ditingkatkan guna mendukung program pemberdayaan masyarakat sesuai dengan prinsip environmental, social, and governance (ESG). PLN EPI akan terus berupaya melakukan pencegahan stunting secara berkelanjutan melalui kerja sama dan peran PLN EPI Grup," tegasnya.

Kepala Puskesmas Bingin Teluk Mely Okthora menjelaskan, program BAAS merupakan program pemerintah di mana para stakeholder seperti ASN, instansi swasta, dan lainnya, diminta untuk membantu menurunkan angka stunting yang ada di wilayahnya. "Harapannya, program ini dapat berjalan secara berkelanjutan hingga menurunkan angka stunting sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah," tutupMely.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IBCSD Dorong Percepatan...
IBCSD Dorong Percepatan Investasi Iklim untuk Dekarbonisasi Industri melalui Forum Bisnis
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Alfamart Perkuat Intervensi...
Alfamart Perkuat Intervensi Gizi Anak pada 2026 dengan 510.000 Butir Telur
Kontribusi Keberlanjutan,...
Kontribusi Keberlanjutan, Lippo Karawaci Raih Top SDGs Award 2025
Gerakan Lingkungan Berseri,...
Gerakan Lingkungan Berseri, MNC Bank Komitmen Dukung Target Net Zero dan SDGs
Pelaku Usaha dan Investor...
Pelaku Usaha dan Investor Bangun Fondasi Rencana Aksi Bisnis dan Keanekaragaman Hayati Indonesia
1 dari 5 Anak Indonesia...
1 dari 5 Anak Indonesia Stunting, Dampaknya Bisa Ganggu Kecerdasan dan Prestasi
Dari Penebang Kayu ke...
Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata: Kisah Ritno Kurniawan, Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai
Peringati Hari Gizi...
Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah
Rekomendasi
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Berita Terkini
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved