alexametrics

Bursa Asia Meluncur Lebih Rendah Dihantam Virus, IHSG Balik Menguat

loading...
Bursa Asia Meluncur Lebih Rendah Dihantam Virus, IHSG Balik Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (21/1/2020) dibuka menanjak naik setelah sebelumnya sempat jatuh di akhir sesi awal pekan. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (21/1/2020) dibuka menanjak naik setelah sebelumnya sempat jatuh di akhir sesi awal pekan. Hari ini IHSG sesi pagi menguat 6,96 poin atau setara 0,1% ke posisi 6.252.

Sebelumnya bursa saham Tanah Air ditutup melemah setelah pergerakan fluktuatif sepanjang awal pekan. Hingga akhir sesi, IHSG kehilangan -46,61 poin yang setara dengan -0,74% menjadi 6.245,04.

Namun pagi ini, IHSG membaik usai ditopang seluruh sektor bergerak bervariasi. Sektor keuangan menanjak sebanyak 7,28 poin. Sedangkan sektor pertambangan minus sebanyak 3,18 poin, sektor infrastruktur melemah sebanyak 1,50 poin, sektor properti turun sebanyak 1,04 poin, dan sektor perdagangan melemah 0,93 poin.



Adapun volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 163 juta lembar saham senilai Rp124 miliar. Sebanyak 93 saham terpantau menanjak, sebanyak 108 saham terlihat melemah, sebanyak 100 saham tidak berubah, dan sebanyak 481 saham tidak mengalami perdagangan.

Di sisi lain pasar saham Asia secara mendadak meluncur lebih rendah pada perdagangan, Selasa ketika virus misterius ditemukan di China. Hal itu telah mengirimkan riak penghindaran risiko melalui pasar.

Safe-Haven obligasi dan Yen berangsur lebih tinggi saat investor diingatkan oleh dampak ekonomi akibat virus SARS di 2003, terutama mengingat ancaman penularan ketika ratusan juta orang mudik untuk tahun baru Imlek. Perubahan mood yang terjadi adalah indeks dari saham Asia Pasifik di luar Jepang tergelincir 1% setelah awal yang stabil.

Bursa Hong Kong yang paling berdampak buruk selama wabah SARS, dengan indeks jatuh 2%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang kehilangan 0,8% dan Shanghai Blue chips 1,5%, dengan maskapai penerbangan di bawah tekanan. Peringatan ini menyebar ke Futures E-mini untuk 500 S&P yang mereda 0,4%, sementara EUROSTOXX 50 berjangka kehilangan 0,3%.

Sentimen juga datang dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang memangkas proyeksi pertumbuhan globalnya, terutama karena perlambatan tajam yang mengejutkan di India dan pasar negara berkembang lainnya. Ada beberapa kabar baik ketika Presiden AS Donald Trump dan Presiden Perancis Emmanuel Macron tampaknya telah melakukan gencatan senjata atas usulan pajak digital.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak