Dulu Ekspor Kini Impor, Bahlil Ingin Produksi Minyak Balik Seperti 1997
Minggu, 15 Desember 2024 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
"Terdapat 4.993 sumur idle yang tidak memiliki potensi hydrocarbon, 4.495 sumur idle yang memiliki potensi HC, dan 7.502 sumur idle yang dalam proses review," kata dia.
Bahlil meyakini intervensi teknologi mampu mendongkrak kapasitas produksi minyak nasional. Dia mencontohkan Blok Cepu yang dikelola oleh ExxonMobil, yang awalnya hanya menemukan 100.000 barel minyak per hari, tapi dengan adanya teknologi mampu menaikkan kapasitas produksi menjadi 163.000 minyak barel per hari.
Sejalan dengan itu, lanjut dia, pemerintah tengah menyiapkan lebih dari 60 blok migas yang siap ditawarkan kepada investor hingga tahun 2028. Enam blok diantaranya telah siap ditawarkan di tahun 2024.
Baca Juga: Asal-usul Manusia Pertama di Dunia Berasal Terungkap
"Strategi ini seperti main bola, ada periode bertahan, ada menyerang. Bertahan adalah mengoptimalkan sumur-sumur terumasuk sumur idel yang ada dengan teknologi dan menyelesaikan Plan of Development (POD). Sementara menyerang adalah kita harus melakukan eksplorasi," ujarnya.
Bahlil meyakini intervensi teknologi mampu mendongkrak kapasitas produksi minyak nasional. Dia mencontohkan Blok Cepu yang dikelola oleh ExxonMobil, yang awalnya hanya menemukan 100.000 barel minyak per hari, tapi dengan adanya teknologi mampu menaikkan kapasitas produksi menjadi 163.000 minyak barel per hari.
Sejalan dengan itu, lanjut dia, pemerintah tengah menyiapkan lebih dari 60 blok migas yang siap ditawarkan kepada investor hingga tahun 2028. Enam blok diantaranya telah siap ditawarkan di tahun 2024.
Baca Juga: Asal-usul Manusia Pertama di Dunia Berasal Terungkap
"Strategi ini seperti main bola, ada periode bertahan, ada menyerang. Bertahan adalah mengoptimalkan sumur-sumur terumasuk sumur idel yang ada dengan teknologi dan menyelesaikan Plan of Development (POD). Sementara menyerang adalah kita harus melakukan eksplorasi," ujarnya.
Lihat Juga :