Pak Wimboh, Perencana Keuangan Minta Dibikinin Wadah
Selasa, 01 September 2020 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
Terkait keluhan klien tentang advisor Jouska yang menyarankan jangan menjual saham LUCK, menurutnya advisor hanya mengingatkan klausul perjanjian antara klien dengan Mahesa. "Dalam perjanjian tersebut klien tidak boleh intervensi karena bisa mengganggu rencana pembentukan portofolio saham dari tim Mahesa," terang Aakar.
Selain itu, ketika harga saham LUCK turun, tim Jouska juga berharap masih ada kemungkinan untuk harga saham LUCK masih mampu rebound berdasarkan insight dari broker di Mahesa. Sehingga tim Jouska masih berusaha supaya klien Jouska bisa menjual sahamnya di harga yang lebih baik. “Kami berusaha mencarikan jalan keluar yang terbaik buat klien dari situasi pasar modal yang kurang bagus. Supaya klien bisa menjual kembali di harga yang lebih bagus,” kata Aakar. ( Baca juga:100 Dokter Jadi Korban Covid-19, Tamparan Keras Buat Pemerintah )
Sebagai pemegang saham pasif dan komisaris, Aakar Abyasa juga menyesalkan dan memohon maaf atas kelalaiannya dalam mengawasi operasional Mahesa. Fokus utamanya adalah kepentingan klien dan menyelesaikan masalah tanpa menyebabkan kegaduhan. "Saya memohon maaf atas kelalaian saya mengawasi dan turut menanamkan modal pada Mahesa sejak awal, dan juga mohon maaf karena saya lalai dalam berkomunikasi dengan klien mewakili pihak ketiga.” jelasnya.
Selain itu, ketika harga saham LUCK turun, tim Jouska juga berharap masih ada kemungkinan untuk harga saham LUCK masih mampu rebound berdasarkan insight dari broker di Mahesa. Sehingga tim Jouska masih berusaha supaya klien Jouska bisa menjual sahamnya di harga yang lebih baik. “Kami berusaha mencarikan jalan keluar yang terbaik buat klien dari situasi pasar modal yang kurang bagus. Supaya klien bisa menjual kembali di harga yang lebih bagus,” kata Aakar. ( Baca juga:100 Dokter Jadi Korban Covid-19, Tamparan Keras Buat Pemerintah )
Sebagai pemegang saham pasif dan komisaris, Aakar Abyasa juga menyesalkan dan memohon maaf atas kelalaiannya dalam mengawasi operasional Mahesa. Fokus utamanya adalah kepentingan klien dan menyelesaikan masalah tanpa menyebabkan kegaduhan. "Saya memohon maaf atas kelalaian saya mengawasi dan turut menanamkan modal pada Mahesa sejak awal, dan juga mohon maaf karena saya lalai dalam berkomunikasi dengan klien mewakili pihak ketiga.” jelasnya.
(uka)
Lihat Juga :