KPI Targetkan Produksi B40 135.138 KL per Bulan dari Kilang Plaju dan Kasim
Selasa, 14 Januari 2025 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Mengapa Kolonialisme Sampah Jadi Bumerang? Thailand Sudah Melawan!
B40 merupakan campuran bahan bakar nabati berbasis CPO atau sawit, yaitu Fatty Acid Methyl Esters (FAME). FAME 40%, dan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar 60%.Produksi B40 dari Kilang Plaju ditargetkan sebesar 119.240 kilo liter (KL) per bulan, sementara untuk Kilang Kasim sebanyak 15.898 KL per bulan. Per hari ini, kata Taufik, KPI melaksanakan penyaluran perdana BBM biosolar B40 produksi dari Kilang Plaju di Sumatera Selatan sebanyak 5.000 KL dan Kilang Kasim di Papua Barat Daya sebanyak 4.600 KL.
Produksi Biosolar diimplementasikan sejak program implementasi biosolar B20 pada Januari 2019 lalu, yang terus ditingkatkan komposisinya secara bertahap menjadi B30 pada 2019, dan meningkat lagi menjadi B35 pada 2023, hingga saat ini menjadi B40 pada awal 2025. Pemerintah bahkan berencana menaikkan komposisi biosolar menjadi 50% pada 2026.
B40 merupakan campuran bahan bakar nabati berbasis CPO atau sawit, yaitu Fatty Acid Methyl Esters (FAME). FAME 40%, dan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar 60%.Produksi B40 dari Kilang Plaju ditargetkan sebesar 119.240 kilo liter (KL) per bulan, sementara untuk Kilang Kasim sebanyak 15.898 KL per bulan. Per hari ini, kata Taufik, KPI melaksanakan penyaluran perdana BBM biosolar B40 produksi dari Kilang Plaju di Sumatera Selatan sebanyak 5.000 KL dan Kilang Kasim di Papua Barat Daya sebanyak 4.600 KL.
Produksi Biosolar diimplementasikan sejak program implementasi biosolar B20 pada Januari 2019 lalu, yang terus ditingkatkan komposisinya secara bertahap menjadi B30 pada 2019, dan meningkat lagi menjadi B35 pada 2023, hingga saat ini menjadi B40 pada awal 2025. Pemerintah bahkan berencana menaikkan komposisi biosolar menjadi 50% pada 2026.
(fjo)
Lihat Juga :