Rupiah Sepekan Jeblok 1 Persen Imbas Sentimen Global
Sabtu, 18 Januari 2025 - 15:03 WIB
loading...
A
A
A
Perry memperkirakan nilai tukar rupiah stabil didukung komitmen BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.
Baca Juga: Pemerintah Israel Resmi Setujui Gencatan Senjata Gaza dan Kesepakatan Pertukaran Tahanan
"Seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI, untuk memperkuat efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah," janji Perry.
Sementara itu, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi pada risetnya menilai pelemahan rupiah juga berkaitan dengan terpilihnya kembali Donald Trump. Para analis memperkirakan kebijakan Trump akan mendorong pertumbuhan serta meningkatkan tekanan harga.
"Fed akan sangat berhati-hati untuk melanjutkan pemotongan suku bunga hingga ada kepastian mutlak bahwa inflasi akan kembali turun," tulis Ibrahim. Dia memperkirakan rupiah ke depan akan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di rentang Rp16.360-Rp16.430 per USD.
Baca Juga: Pemerintah Israel Resmi Setujui Gencatan Senjata Gaza dan Kesepakatan Pertukaran Tahanan
"Seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI, untuk memperkuat efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah," janji Perry.
Sementara itu, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi pada risetnya menilai pelemahan rupiah juga berkaitan dengan terpilihnya kembali Donald Trump. Para analis memperkirakan kebijakan Trump akan mendorong pertumbuhan serta meningkatkan tekanan harga.
"Fed akan sangat berhati-hati untuk melanjutkan pemotongan suku bunga hingga ada kepastian mutlak bahwa inflasi akan kembali turun," tulis Ibrahim. Dia memperkirakan rupiah ke depan akan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di rentang Rp16.360-Rp16.430 per USD.
(fjo)
Lihat Juga :