Hanya Dalam Semalam, Kapitalisasi Koin Meme Kripto Trump Tembus Rp583,6 Triliun

Senin, 20 Januari 2025 - 09:55 WIB
loading...
Hanya Dalam Semalam,...
Koin kripto Trump yang baru diluncurkan, langsung meroket nilainya hanya dalam semalam. Nilai token kripto baru Donald Trump melonjak 19.000% dari harga pembukaannya. Foto/Dok RT
A A A
JAKARTA - Koin kripto Trump yang baru diluncurkan, langsung meroket nilainya hanya dalam semalam. Nilai token kripto baru Donald Trump melonjak 19.000% dari harga pembukaannya, berdasarkan data cryptocurrency trackers.

Peluncuran token diumumkan oleh Presiden AS terpilih Donald Trump pada Sabtu pagi lewat postingan di Truth Social dan X, di mana ia mempromosikannya dengan meminta pengguna untuk bergabung dengan "komunitas Trump".

Baca Juga: Donald Trump Siap Kenalkan Koin Kripto $TRUMP

Dikenal sebagai koin meme – token digital tanpa nilai intrinsik dunia nyata – token tersebut mulai diperdagangkan pada harga pembukaan USD0,1824 pada Sabtu pagi.

Pada pukul 06:00 GMT pada hari Minggu, harganya mencapai USD36,6 memberikan kapitalisasi pasar terdilusi penuh sebesar USD36 miliar (Rp583,62 triliun), menurut data dari Dexscreener. Volume perdagangan yang bsejauh ini tercatat telah melampaui USD14 miliar.

Kapitalisasi Koin kripto Trump melesat hingga hampir menyentuh USD14 miliar (setara Rp226,9 triliun) dalam beberapa jam setelah peluncurannya. Token meme berbasis Solana diresmikan pada Sabtu pagi, dua hari sebelum pelantikan Trump sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat.

Hanya Dalam Semalam, Kapitalisasi Koin Meme Kripto Trump Tembus Rp583,6 Triliun


Token kripto baru ini mulai diperdagangkan pada harga pembukaan USD0,1824, tetapi dalam waktu lima jam telah melonjak lebih dari 8.000%, diperdagangkan sekitar USD14,4 pada pukul 08:00 GMT, menurut Dexscreener.

Kapitalisasi pasarnya mencapai USD14 miliar pada saat itu. Lebih dari 66.000 pembeli sejauh ini telah membeli token tersebut, melampaui hampir 18.000 penjual. Likuiditas juga melonjak, mencapai USD388 juta.

“Ini saatnya merayakan semua yang kita perjuangkan: KEMENANGAN! Bergabunglah dengan Komunitas Trump yang sangat spesial,” kata Trump dalam sebuah unggahan di media sosial.

Token tersebut dipasarkan dengan gambar Trump mengepalkan tinju dengan latar belakang tulisan “FIGHT FIGHT FIGHT,” berwarna emas. Hal ini merujuk pada upaya pembunuhan terhadapnya di sebuah acara kampanye pilpres pada Juli lalu.

Perusahaan Trump, CIC Digital LLC memiliki 80% dari pasokan koin, dengan 200 juta token saat ini beredar dan berencana terus berkembang menjadi 1 miliar selama tiga tahun ke depan, menurut situs web proyek.

Putra Trump, Eric, memuji keberhasilan koin tersebut. Ia memposting di X: "Saya sangat bangga dengan apa yang terus kami capai dalam kripto. Trump saat ini adalah meme digital terpanas di dunia."

Namun, keputusan Trump untuk meluncurkan cryptocurrency hanya beberapa hari sebelum pelantikannya telah menuai kritik. "Ini benar-benar liar," ujar Jordan Libowitz, wakil presiden untuk komunikasi di Citizens for Responsibility and Ethics di Washington.

"Setelah beberapa dekade melihat presiden terpilih menghabiskan waktu menjelang pelantikan memisahkan diri dari keuangan mereka untuk menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki konflik kepentingan. Kami sekarang memiliki presiden terpilih yang, akhir pekan sebelum pelantikan, meluncurkan bisnis baru bersama dengan janji untuk menderegulasi... sektor-sektor itu dengan cara secara terang-terangan mengambil keuntungan dari kepresidenannya sendiri," katanya.

Debut koin meme Trump telah menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap kebijakan kripto pemerintahan yang akan datang. Perusahaan kripto telah menyumbangkan setidaknya USD10 juta untuk dana perdana Trump, dengan banyak eksekutif diperkirakan akan menghadiri pengambilan sumpahnya pada hari Senin.

Baca Juga: Trump Menang Pilpres AS, OJK: Angin Segar Industri Kripto

Saat mempromosikan koin meme itu, Trump meminta para pendukungnya untuk “Bersenang-senang!”. Situs penjualnya menyatakan bahwa token tersebut dimaksudkan sebagai simbol dukungan, bukan sebagai peluang investasi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved