Kejar Target Swasembada Energi, Bahlil Lirik Kerja Sama EBT dengan India
Senin, 27 Januari 2025 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, India juga mendorong kerja sama melalui inisiatif global seperti Global Biofuel Alliance (GBA), yang diluncurkan pada G20 2023. Dalam hal ini, Indonesia mendukung pengembangan dan penggunaan biofuel yang mencakup bioethanol, biodiesel dan, sustainable aviation fuel (SAF).
Baca Juga: Resmikan Proyek Listrik Rp72 Triliun, Prabowo Singgung Waspada Energi
Sebagai informasi, Indonesia dan India telah lama menjalin kerja sama di bidang energi. Salah satu wujud kerja sama adalah investasi perusahaan India, yaitu Bharat PetroResources Limited (BPRL) sebagai salah satu pemegang participating Interest (PI) di Wilayah Kerja (WK) Nunukan, Kalimantan. Bersama mitra lainnya, BPRL telah menyiapkan investasi sebesar USD80 juta untuk pengembangan Lapangan Badik dan West Badik sejak 2016.
Di sektor energi terbarukan, perusahaan India Fourth Partner Energy bekerja sama dengan Indika Energy membentuk PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS). EMITS berencana menginvestasikan USD500 juta untuk proyek-proyek tenaga surya, penyimpanan, dan pengisian daya Electric Vehicle (EV) di Indonesia hingga 2025.
Beberapa proyek yang telah berjalan antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 7 MWp di Tuban, PLTS hybrid untuk program de-dieselisasi PLN di Indonesia Timur, serta PLTS di Pulau Mangole, Maluku, dengan investasi senilai USD12 juta.
Baca Juga: Resmikan Proyek Listrik Rp72 Triliun, Prabowo Singgung Waspada Energi
Sebagai informasi, Indonesia dan India telah lama menjalin kerja sama di bidang energi. Salah satu wujud kerja sama adalah investasi perusahaan India, yaitu Bharat PetroResources Limited (BPRL) sebagai salah satu pemegang participating Interest (PI) di Wilayah Kerja (WK) Nunukan, Kalimantan. Bersama mitra lainnya, BPRL telah menyiapkan investasi sebesar USD80 juta untuk pengembangan Lapangan Badik dan West Badik sejak 2016.
Di sektor energi terbarukan, perusahaan India Fourth Partner Energy bekerja sama dengan Indika Energy membentuk PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS). EMITS berencana menginvestasikan USD500 juta untuk proyek-proyek tenaga surya, penyimpanan, dan pengisian daya Electric Vehicle (EV) di Indonesia hingga 2025.
Beberapa proyek yang telah berjalan antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 7 MWp di Tuban, PLTS hybrid untuk program de-dieselisasi PLN di Indonesia Timur, serta PLTS di Pulau Mangole, Maluku, dengan investasi senilai USD12 juta.
(fjo)
Lihat Juga :