Menguak Perburuan Harta Karun Mineral Berharga Greenland
Selasa, 28 Januari 2025 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
"Ini bisa menjadi pemasok semua mineral yang dibutuhkan dunia Barat selama beberapa dekade. Dan posisinya sangat unik," tambah Olafsson.
Greenland merupakan wilayah pemerintahan sendiri yang merupakan bagian dari Denmark, tetapi mengendalikan sumber daya alamnya sendiri.
Greenland diberkahi dengan cadangan terbesar kedelapan dari apa yang disebut unsur tanah jarang, yang sangat penting untuk membuat ponsel hingga baterai dan motor listrik. Wilayah ini juga memiliki sejumlah besar logam kunci lainnya, seperti lithium dan kobalt.
Ada minyak dan gas juga, tetapi pengeboran baru dilarang, sementara penambangan laut dalam juga telah dikesampingkan.
Direktur Asosiasi Bisnis Greenland, Christian Kjeldsen mengatakan, bahwa "situasi geopolitik global saat ini mendorong minat pada pulau terbesar di dunia".
Dia menunjuk, China yang memiliki cadangan logam tanah jarang terbesar di dunia, sementara Barat ingin mengamankan pasokan alternatif. "Anda melihat Tiongkok yang sangat kuat dan duduk nyaman di atas bahan baku penting," katanya.
Kondisi tersebut diprediksi telah memicu perhatian di antara negara-negara Barat untuk mendapatkan akses ke mineral Greenland. China juga tertarik untuk terlibat, tetapi kehadirannya terbatas.
Reuters baru-baru ini melaporkan bahwa AS melobi perusahaan pertambangan Australia untuk tidak menjual proyek tanah jarang terbesar di Greenland kepada pembeli potensial China.
Menteri Bisnis, Perdagangan dan Bahan Baku Greenland, Naaja Nathanielsen mengatakan, bahwa minat pada mineral di wilayah itu "benar-benar meningkat dalam lima tahun terakhir atau lebih".
Dia menambahkan: "Kami terbiasa menjadi hotspot untuk krisis iklim. Kami ingin menjadi bagian dari solusi."
Saat ini izin sudah diberikan untuk 100 blok di seluruh Greenland, di mana perusahaan sedang mencari deposit yang layak. Perusahaan pertambangan Inggris, Kanada dan Australia adalah pemegang lisensi asing terbesar di Greenland, sementara Amerika hanya memegang satu.
Tetapi masih banyak langkah yang harus dilakukan sebelum situs-situs ini menjadi tambang potensial.
Penambangan bukan pekerjaan mudah untuk dilakukan di Greenland karena geografi dan cuacanya. Ini adalah pulau terbesar di dunia dan 80% di antaranya ditutupi oleh lapisan es. Greenland memiliki pegunungan yang terjal dan tidak ada jalan di antara pemukiman.
Greenland merupakan wilayah pemerintahan sendiri yang merupakan bagian dari Denmark, tetapi mengendalikan sumber daya alamnya sendiri.
Greenland diberkahi dengan cadangan terbesar kedelapan dari apa yang disebut unsur tanah jarang, yang sangat penting untuk membuat ponsel hingga baterai dan motor listrik. Wilayah ini juga memiliki sejumlah besar logam kunci lainnya, seperti lithium dan kobalt.
Ada minyak dan gas juga, tetapi pengeboran baru dilarang, sementara penambangan laut dalam juga telah dikesampingkan.
Direktur Asosiasi Bisnis Greenland, Christian Kjeldsen mengatakan, bahwa "situasi geopolitik global saat ini mendorong minat pada pulau terbesar di dunia".
Dia menunjuk, China yang memiliki cadangan logam tanah jarang terbesar di dunia, sementara Barat ingin mengamankan pasokan alternatif. "Anda melihat Tiongkok yang sangat kuat dan duduk nyaman di atas bahan baku penting," katanya.
Kondisi tersebut diprediksi telah memicu perhatian di antara negara-negara Barat untuk mendapatkan akses ke mineral Greenland. China juga tertarik untuk terlibat, tetapi kehadirannya terbatas.
Reuters baru-baru ini melaporkan bahwa AS melobi perusahaan pertambangan Australia untuk tidak menjual proyek tanah jarang terbesar di Greenland kepada pembeli potensial China.
Menteri Bisnis, Perdagangan dan Bahan Baku Greenland, Naaja Nathanielsen mengatakan, bahwa minat pada mineral di wilayah itu "benar-benar meningkat dalam lima tahun terakhir atau lebih".
Dia menambahkan: "Kami terbiasa menjadi hotspot untuk krisis iklim. Kami ingin menjadi bagian dari solusi."
Saat ini izin sudah diberikan untuk 100 blok di seluruh Greenland, di mana perusahaan sedang mencari deposit yang layak. Perusahaan pertambangan Inggris, Kanada dan Australia adalah pemegang lisensi asing terbesar di Greenland, sementara Amerika hanya memegang satu.
Tetapi masih banyak langkah yang harus dilakukan sebelum situs-situs ini menjadi tambang potensial.
Penambangan bukan pekerjaan mudah untuk dilakukan di Greenland karena geografi dan cuacanya. Ini adalah pulau terbesar di dunia dan 80% di antaranya ditutupi oleh lapisan es. Greenland memiliki pegunungan yang terjal dan tidak ada jalan di antara pemukiman.
Lihat Juga :