Nilai Transaksi Aset Kripto RI Melesat Tembus Rp650 Triliun di 2024
Minggu, 09 Februari 2025 - 10:55 WIB
loading...
Menurut data dari Bappebti, tercatat nilai transaksi aset kripto di Indonesia meningkat tamam mencapai Rp650,61 triliun di tahun 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Nilai transaksi aset kripto di Indonesia mengalami peningkatan tajam. Menurut data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ( Bappebti ), tercatat nilai transaksi mencapai Rp650,61 triliun di tahun 2024.
Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya dalam laporannya mengatakan, bahwa dari nilai transaksi tersebut artinya telah terjadi peningkatan sebesar 335,91% dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp149,25 triliun.
Baca Juga: Mengungkap Sisi Positif dan Tantangan Pengalihan Pengawasan Aset Kripto ke OJK dan BI
Tirta juga menyampaikan jika di tahun 2024 terdapat 22,91 juta investor aset kripto di Indonesia atau meningkat 23,77% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan industri aset kripto di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat kuat.
"Indonesia memiliki potensi besar dalam ekosistem aset digital. Perdagangan aset kripto dapat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mempercepat, menciptakan, dan mendorong upaya pengembangan ekonomi digital Indonesia," kata Tirta.
Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya dalam laporannya mengatakan, bahwa dari nilai transaksi tersebut artinya telah terjadi peningkatan sebesar 335,91% dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp149,25 triliun.
Baca Juga: Mengungkap Sisi Positif dan Tantangan Pengalihan Pengawasan Aset Kripto ke OJK dan BI
Tirta juga menyampaikan jika di tahun 2024 terdapat 22,91 juta investor aset kripto di Indonesia atau meningkat 23,77% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan industri aset kripto di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat kuat.
"Indonesia memiliki potensi besar dalam ekosistem aset digital. Perdagangan aset kripto dapat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mempercepat, menciptakan, dan mendorong upaya pengembangan ekonomi digital Indonesia," kata Tirta.
Lihat Juga :