Skatmat BRICS, Menkeu AS Sebut Dolar AS Tak Bisa Tergantikan

Kamis, 13 Februari 2025 - 05:09 WIB
loading...
Skatmat BRICS, Menkeu...
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengklaim, negara-negara BRICS tidak akan dapat menemukan pengganti dolar AS, bahkan jika mereka mencoba. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengklaim, negara-negara BRICS tidak akan dapat menemukan pengganti dolar AS , bahkan jika mereka mencoba. Komentar itu muncul ketika anggota BRICS, termasuk Rusia, China, dan India semakin beralih menggunakan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan.

Seperti diketahui negara-negara BRICS telah meningkatkan upaya untuk mengurangi ketergantungan mereka pada mata uang Barat dalam perdagangan bilateral untuk beberapa tahun terakhir. Terutama setelah sanksi pembekuan cadangan euro dan dolar Rusia yang disimpan di lembaga kliring Uni Eropa, menyusul eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022.

Baca Juga: Kompak Buang Dolar AS, Indonesia dan China Lanjutkan Dedolarisasi

Berbicara kepada Fox Business tentang tujuan ekonomi dan fiskal Presiden AS Donald Trump, Bessent mengklaim bahwa tidak ada mata uang lain yang dapat menggantikan greenback.

"Saya telah berada di pasar mata uang selama 30-35 tahun dan saya dapat memberi tahu Anda, tidak ada alternatif untuk dolar. Negara-negara lain (BRICS) ini dapat membicarakannya, mereka mungkin mencoba untuk mengambil status mata uang cadangan kami, tetapi tidak ada mata uang cadangan lain di cakrawala," kata Bessent.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved