Kementerian PUPR Siapkan SDM Konstruksi Siap Kerja di Lapangan
Kamis, 03 September 2020 - 17:04 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan ini juga, Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta menginisiasi penandatanganan kerja sama dengan PT Indonesia Pondasi Jaya terkait kesepakatan peserta hasil pelatihan agar dapat langsung bekerja di industri konstruksi.
"Dukungan nyata telah ditunjukkan oleh PT Indonesia Pondasi Jaya yang turut berperan aktif dengan memperkerjakan para peserta yang mengikuti kegiatan ini untuk terjun langsung ke lapangan. Saya berharap hal ini bisa diikuti oleh stakeholder, para asosiasi/BUMN/BUMD, para penyedia jasa konstruksi, dan perusahaan-perusahaan lain, untuk turut mempekerjakan para tenaga kerja konstruksi yang telah mengikuti pelatihan dan bimtek ke dalam penyelenggaraan konstruksi di lapangan," ungkap Nanang melalui keterangannya, Kamis (3/9/2020).
Peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini sebanyak 1.186 orang peserta yang terdiri dari 236 orang peserta Bimbingan Teknis Memahami Pemilihan Konstruksi dari asosiasi Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) dan Direktorat Pengembangan Jasa Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi, 300 orang peserta Bimbingan Teknis Memahami Pemilihan Konstruksi dari Asosiasi Ahli Keselamatan dan kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia (A2K4-Indonesia).
(Baca Juga: Bonus Demografi Tantangan Menuju Indonesia Emas, Mendag: Kuncinya SDM Berkualitas) Lalu, 630 orang peserta Bimbingan Teknis Pracetak dan Prategang dari Asosiasi Ikatan Beton Pracetak dan Prategang, dan 20 orang peserta Pelatihan Ahli Teknik Desain Jalan yang berasal dari Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) dan Ikatan Instruktur dan Asesor Pelatihan Konstruksi Indonesia (IALKI).
Turut hadir mendampingi dalam acara itu Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Afriandi Pohan, Perwakilan PT Indonesia Pondasi Jaya, GAPENSI, Asosiasi A2K4-Indonesia, HPJI dan IALKI.
"Dukungan nyata telah ditunjukkan oleh PT Indonesia Pondasi Jaya yang turut berperan aktif dengan memperkerjakan para peserta yang mengikuti kegiatan ini untuk terjun langsung ke lapangan. Saya berharap hal ini bisa diikuti oleh stakeholder, para asosiasi/BUMN/BUMD, para penyedia jasa konstruksi, dan perusahaan-perusahaan lain, untuk turut mempekerjakan para tenaga kerja konstruksi yang telah mengikuti pelatihan dan bimtek ke dalam penyelenggaraan konstruksi di lapangan," ungkap Nanang melalui keterangannya, Kamis (3/9/2020).
Peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini sebanyak 1.186 orang peserta yang terdiri dari 236 orang peserta Bimbingan Teknis Memahami Pemilihan Konstruksi dari asosiasi Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) dan Direktorat Pengembangan Jasa Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi, 300 orang peserta Bimbingan Teknis Memahami Pemilihan Konstruksi dari Asosiasi Ahli Keselamatan dan kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia (A2K4-Indonesia).
(Baca Juga: Bonus Demografi Tantangan Menuju Indonesia Emas, Mendag: Kuncinya SDM Berkualitas) Lalu, 630 orang peserta Bimbingan Teknis Pracetak dan Prategang dari Asosiasi Ikatan Beton Pracetak dan Prategang, dan 20 orang peserta Pelatihan Ahli Teknik Desain Jalan yang berasal dari Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) dan Ikatan Instruktur dan Asesor Pelatihan Konstruksi Indonesia (IALKI).
Turut hadir mendampingi dalam acara itu Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Afriandi Pohan, Perwakilan PT Indonesia Pondasi Jaya, GAPENSI, Asosiasi A2K4-Indonesia, HPJI dan IALKI.
(fai)
Lihat Juga :