Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat, BI: Tidak Turun-turun Amat

Jum'at, 21 Februari 2025 - 15:32 WIB
loading...
Daya Beli Masyarakat...
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni Primanto Joewono menegaskan, daya beli masyarakat Indonesia masih berada dalam kondisi yang baik. Foto/Dok
A A A
YOGYAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) , Doni Primanto Joewono menegaskan, daya beli masyarakat Indonesia masih berada dalam kondisi yang baik. Ini tercermin dari inflasi inti (core inflation) pada Januari 2025 yang tercatat sebesar 2,36% year-on-year (yoy). Sementara inflasi tahunan tercatat cukup rendah, yakni 1,57 persen yoy.

"Inflasi inti ini menggambarkan daya beli kita yang tidak turun-turun amat, 2,3 persen," kata Doni dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Wilayah Jawa 2025, di Yogyakarta, Jumat (21/2/2025).

Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat, BI: Tidak Turun-turun Amat


Baca Juga: Alarm Daya Beli Menyala: Kelas Menengah Tergerus, Stabilitas Ekonomi Terancam

Inflasi inti merupakan kecenderungan kenaikan biaya produksi, baik tenaga kerja maupun modal. Dalam hal ini, indikator ini dapat menggambarkan daya beli masyarakat, terutama untuk kebutuhan non-pokok.

Doni juga menyoroti peran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga melalui kebijakan seperti diskon tarif listrik, yang membantu menopang daya beli masyarakat. Sehingga hal ini berdampak terhadap inflasi tahunan sebesar 1,57% yoy pada akhir 2024, seiring penurunan harga bahan pokok.

Adapun inflasi tahunan pada Januari 2025 mencapai 0,76% yoy, dengan deflasi 0,76% secara month-to-month (mtm), menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). "Kalau kita melihat kembali di 2025 ini, yang bikin inflasi turun itu kan memang ada di diskon tarif listrik," tambahnya.

Bank Indonesia terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat melalui berbagai kebijakan moneter dan koordinasi dengan pemerintah.

Baca Juga: Prabowo Mulai Cemas Daya Beli Tergerus dan Kelas Menengah RI Turun Kasta

"Keputusan ini konsisten dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi 2025 dan 2026 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 19 Februari 2025.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved