AS Menyodok Masuk 5 Besar Penjual Minyak Terbesar ke India, Nomor 1 Masih Rusia
Sabtu, 22 Februari 2025 - 05:40 WIB
loading...
Impor minyak India dari Amerika Serikat meningkat tajam pada bulan Januari 2025 dari Desember, menjadikan Washington sebagai pemasok minyak terbesar kelima ke New Delhi. Foto/Dok
A
A
A
NEW DELHI - Impor minyak India dari Amerika Serikat (AS) meningkat tajam pada bulan Januari 2025 dari Desember, menjadikan Washington sebagai pemasok minyak terbesar kelima ke New Delhi. Data terbaru perdagangan memperlihatkan, India mendapatkan kiriman minyak mentah sebanyak 218.400 barel per hari dari AS dibandingkan dengan 70.600 barel per hari pada bulan Desember 2024.
Penyulingan di India, sebagai importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, sedang bersiap untuk impor energi yang lebih tinggi dari Washington. Dikabarkan New Delhi ingin meningkatkan pembelian energinya dari AS menjadi USD25 miliar, jauh di atas dibandingkan tahun lalu yakni USD15 miliar.
Baca Juga: Profil 4 Perusahaan India Pembeli Minyak Mentah Rusia
Sementara itu impor India dari pemasok minyak utamanya Rusia naik 4,3% bulan lalu menjadi 1,58 juta barel per hari, per data. Pembelian minyak Rusia oleh India kemungkinan akan turun dalam beberapa bulan mendatang, ketika penyuling hanya akan membeli minyak Rusia jika dipasok oleh perusahaan dan kapal yang belum dikenai sanksi oleh Amerika Serikat.
Sanksi Barat yang meluas terhadap Rusia oleh negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat telah mengguncang perdagangan minyak global dan memaksa pembeli minyak diskon Rusia untuk menemukan cara baru dalam mempertahankan pembelian mereka.
Tercatat impor minyak dari Timur Tengah juga naik 6,5% pada Januari menjadi 2,7 juta barel per hari, dengan Irak terus menjadi pemasok minyak terbesar kedua ke India, diikuti oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, menurut data.
Bulan lalu, penyulingan India beralih ke minyak non-Rusia setelah pemerintah memperingatkan mereka tentang sanksi AS beberapa minggu sebelum diumumkan.
Penyulingan di India, sebagai importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, sedang bersiap untuk impor energi yang lebih tinggi dari Washington. Dikabarkan New Delhi ingin meningkatkan pembelian energinya dari AS menjadi USD25 miliar, jauh di atas dibandingkan tahun lalu yakni USD15 miliar.
Baca Juga: Profil 4 Perusahaan India Pembeli Minyak Mentah Rusia
Sementara itu impor India dari pemasok minyak utamanya Rusia naik 4,3% bulan lalu menjadi 1,58 juta barel per hari, per data. Pembelian minyak Rusia oleh India kemungkinan akan turun dalam beberapa bulan mendatang, ketika penyuling hanya akan membeli minyak Rusia jika dipasok oleh perusahaan dan kapal yang belum dikenai sanksi oleh Amerika Serikat.
Sanksi Barat yang meluas terhadap Rusia oleh negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat telah mengguncang perdagangan minyak global dan memaksa pembeli minyak diskon Rusia untuk menemukan cara baru dalam mempertahankan pembelian mereka.
Tercatat impor minyak dari Timur Tengah juga naik 6,5% pada Januari menjadi 2,7 juta barel per hari, dengan Irak terus menjadi pemasok minyak terbesar kedua ke India, diikuti oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, menurut data.
Bulan lalu, penyulingan India beralih ke minyak non-Rusia setelah pemerintah memperingatkan mereka tentang sanksi AS beberapa minggu sebelum diumumkan.
Lihat Juga :